Deputi Bidang SDM, Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN Alex Denni mengatakan hal tersebut tercermin dari pertanyaan sejumlah direksi BUMN terkait the new normal.
Ia mengatakan meski sudah dijelaskan tiga kali ia mendapati pertanyaan mendasar terkait the new normal yang seharusnya sudah dipahami direksi BUMN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda boleh saja tidak hadir dalam sesi meeting, boleh saja diwakilkan tapi tolong jangan seperti mahasiswa tempo dulu yang titip absen. Begitu absennya dititip, selesai tanggung jawabnya. Sekarang ini boleh titip absen tetapi segera setelah kelas yang dititip harus lapor apa yang harus dilakukan," ujarnya.
Oleh sebab itu, ia meminta seluruh direksi untuk mengevaluasi hal tersebut. Ia mengungkapkan progres persiapan protokol the new normal oleh BUMN baru mencapai 82 persen. Dalam timeline yang disusun Kementerian BUMN, rilis protokol antisipasi the new normal dilakukan 100 persen pada 26 Mei mendatang.
[Gambas:Video CNN]
"Buat yang belum, tolong segera bangun, sehingga hiduplah di kebutuhan yang baru. Transformasinya jauh lebih cepat dari yang kita persiapkan. Pastikan anda ikut dalam gelombang formasi ini jangan sampai ada BUMN yang tertinggal," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir meminta seluruh perusahaan pelat merah mengantisipasi skenario The New Normal imbas pandemi Covid-19. Hal tersebut tertuang dalam Surat Menteri BUMN Nomor S-336/MBU/05/2020 yang ditujukan kepada direktur utama BUMN. Ia meminta direktur utama BUMN melakukan empat hal untuk mengantisipasi skenario The New Normal. (ulf/agt)