Namun, berdasarkan informasi yang ia terima, masalah PHK tersebut sudah diselesaikan dengan difasilitasi oleh Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang.
"Karena mereka bisa selesaikan sendiri. Kalau tidak salah Shyang itu dibayarkan dua kali pesangon," katanya kepada CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Ladang Gas Besar Ditemukan di Natuna Barat |
Pada tahap awal, Firman menyebut jumlah karyawan akan terkena PHK sebanyak 1.800 orang. Sementara, sisanya sekitar 200 karyawan akan terkena PHK pada 20 Mei 2020.
Sebelumnya, CNNIndonesia.com sudah mencoba melakukan konfirmasi kepada manajemen perusahaan dengan menghubungi nomor telepon kantor. Namun, nomor tersebut tak bisa dihubungi.
Tak hanya buyer Adidas, produsen sepatu merek Nike di Indonesia, PT Victory Chingluh Indonesia (Chingluh) juga melakukan PHK kepada 4.985 karyawannya. Hal itu dilakukan tak lepas dari imbas pandemi virus corona (Covid-19).
[Gambas:Video CNN]
Ketua Gabungan Serikat Buruh Indonesia Chingluh Wandi mengatakan PHK tersebut rata-rata menyasar karyawan dengan masa kerja tiga bulan atau percobaan serta karyawan tetap dengan masa kerja di bawah satu tahun.
"Itu data per tanggal 20 Mei kemarin. Pertama, itu Maret dan April untuk yang masa percobaan 3 bulan. Kedua per tanggal 20 kemarin," ujarnya.
Menurutnya, PHK ini merupakan yang terbesar sejak pabrik itu berdiri. Namun, perusahaan berjanji akan memprioritaskan pekerja yang di-PHK untuk kembali bekerja jika ada lagi rekrutmen ulang setelah kondisi perusahaan stabil akibat Covid-19. (ulf/agt)