Secara rinci, proyeksi Bank Dunia memperkirakan ekonomi Kamboja akan tumbuh 2,5 persen dari sebelumnya 7,1 persen. Lalu, Vietnam tumbuh 4,9 persen dari sebelumnya 7 persen.
Kemudian, Myanmar tumbuh 3 persen dari sebelumnya 6,3 persen. Selanjutnya, Filipina tumbuh 3 persen dari 5,9 persen pada tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, juga dipengaruhi oleh kebijakan penguncian wilayah (lockdown) yang tidak seperti negara-negara lain. "Manila di Filipina mengunci pulau utama mereka secara efektif," imbuhnya.
Kendati begitu, ia mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan masih lebih tinggi dari beberapa negara ASEAN lain. Misalnya, Malaysia dan Thailand.
Sementara untuk skenario terburuk, Bank Dunia memperkirakan ekonomi Kamboja akan menyentuh 1 persen, Vietnam 1,5 persen, Myanmar 2 persen, Filipina minus 0,5 persen, dan Indonesia minus 3,5 persen. Sedangkan Malaysia minus 4,6 persen dan Thailand minus 5 persen.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan ekonomi Indonesia hanya akan tumbuh di kisaran 2,3 persen pada tahun ini. Sementara skenario terburuk, laju pertumbuhan akan minus 0,4 persen.
[Gambas:Video CNN]
(uli/bir)