RI Ingin Perkuat Kerja Sama Bidang Kesehatan dengan Jerman

CNN Indonesia | Rabu, 03/06/2020 09:05 WIB
A coronavirus antibody test from health workers at a village in Bali, Indonesia, Wednesday, May 27, 2020. (AP Photo/Firdia Lisnawati) Indonesia ingin memperkuat kerja sama di bidang kesehatan dengan Jerman. Ilustrasi. (AP/Firdia Lisnawati).
Jakarta, CNN Indonesia -- Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Jerman Arif Havas Oegroseno mengatakan bahwa kerja sama dengan Jerman ke depan akan ditingkatkan dan difokuskan di bidang kesehatan. Selama ini, kata dia, kerjasama antar kedua negara lebih berfokus pada bidang teknologi seperti pembuatan pesawat terbang.

"Di masa lalu kita punya banyak kerja sama, tapi aspek baru ini kesehatan harus jadi salah satu aspek yang diutamakan dalam kerjasama ke depan," ujarnya dalam diskusi online yang digelar Habibie Center, Selasa (2/6).

Havas juga berharap rencana Jerman untuk mendiversifikasi investasi mereka turut mempertimbangkan Indonesia sebagai negara tujuan. Dalam hal farmasi, misalnya, Indonesia punya BUMN yang akan fokus dalam pengembangan obat-obatan Herbal.


"Saya sangat berharap diversifikasi investasi bisa diarahkan ke Asia Tenggara terutama Indonesia," tuturnya.

Duta Besar Jerman untuk Indonesia Peter Schoof memang menyampaikan bahwa diversifikasi investasi merupakan salah satu cara yang dilakukan negaranya untuk memastikan rantai pasok (supply chain) industri di negaranya tetap berjalan baik.

Ia mencontohkan, misalnya, produksi obat perusahaan farmasi di Jerman sempat terganggu karena kesulitan bahan baku dari sejumlah negara akibat pandemi Covid-19.

"Kami melihat solusinya adalah lebih kepada strategi untuk diversifikasi investasi kami, yang bisa membuat kami lebih mandiri seperti dalam hal obat-obatan yang sempat terpengaruh oleh pandemi. Memperbaiki rantai pasokan adalah salah satu fokus yang sangat penting yang harus kami selesaikan," ucapnya.

[Gambas:Video CNN]

(hrf/sfr)