Dilansir CNN, Selasa (9/6), CEO BP Bernard Looney mengatakan kepada karyawan akan mengurangi tenaga kerja hampir 15 persen pada tahun ini.
Pada Februari lalu, BP telah memberitahukan soal rencana menata kembali bisnis mereka untuk mencapai emisi bersih nol pada 2050 atau bahkan lebih cepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harga minyak telah jatuh jauh di bawah level yang dibutuhkan untuk mendapatkan untung," kata Looney melalui surat elektronik kepada para pegawai.
BP juga mengumumkan pegawai yang menempati jajaran pimpinan tidak akan mendapat kenaikan gaji hingga Maret 2021. Selain itu, pemberian bonus tahun 2020 dipastikan sulit untuk dilakukan dalam kondisi saat ini.
BP bukan satu-satunya perusahaan terkemuka di Inggris yang harus mengurangi karyawan mereka di tengah pandemi covid-19. Sebelumnya, perusahaan barang mewah Mulberry menyatakan akan mengurangi 25 persen pegawai yang berarti 350 orang yang bekerja untuk mereka.
Lihat juga:Penyebab Tagihan Listrik Melonjak versi PLN |
Maskapai British Airways telah melakukan PHK terhadap 12 ribu karyawan atau setara seperempat tenaga kerja mereka. Begitu pula maskapai penerbangan lain, seperti Easy Jet yang merumahkan 4.500 karyawan dan Virgin Atlantic yang memutuskan PHK 3.000 karyawan.
Langkah mengurangi jumlah karyawan juga diambil perusahaan penerbangan Rolls-Royce, pemasok suku cadang Meggitt, Bentley, McLaren, hingga Aston Martin.
[Gambas:Video CNN]
(jal/bir)