Berdasarkan data Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi), yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (10/6), sebanyak 27 di antaranya meninggal dunia.
Dari catatan Ikappi, pedagang yang positif corona terbanyak ada di Pasar Raya Padang, Sumatera Barat, yaitu sebanyak 113 kasus. Tiga di antaranya bahkan meninggal dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ketua Bidang Infokom Ikappi Reynaldi Sarijowan, di pasar tradisional, penerapan protokol kesehatan kurang berjalan karena minimnya perhatian dalam bentuk sosialisasi dan bantuan alat pelindung diri (APD).
Oleh karena itu, ia menilai perlu ada perhatian serius dari pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan di pasar tradisional, mengingat pasar sebagai sumber ekonomi dan kebutuhan pokok masyarakat.
Caranya, sosialisasi protokol kesehatan, imbauan kesadaran melaksanakan protokol kesehatan, dan program bantuan APD, termasuk hand sanitizer, dan penyemprotan disinfektan.
Namun, apabila protokol kesehatan gagal diterapkan, ia khawatir budaya belanja di pasar tradisional akan bergeser dengan cara atau sistem yang lain.
Ikappi sendiri telah menyebar panduan singkat protokol bagi pengelola dan pedagang agar bisa dengan cepat dan mudah dipahami. Di antaranya agar pengelola pasar mengatur ulang jarak lapak antar pedagang satu dengan yang lain.
Kemudian, pengelola pasar melakukan tes suhu kepada pengunjung sebelum masuk pasar. Pengelola pasar atau pedagang harus mempersiapkan sekat plastik antar pedagang dan pembeli untuk keamanan bersama.
[Gambas:Video CNN]
Pedagang dan pembeli juga wajib memakai masker di lingkungan pasar sekaligus selalu menjaga jarak dengan pembeli minimal 1 meter.
"Selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan setelah melakukan transaksi dan interaksi. Pengelola pasar juga harus mempersiapkan tempat pencuci tangan di masing-masing blok pasar sekaligus penyemprotan disinfektan," jelasnya.
"Kami telah melakukan kerja sama dengan pemerintah daerah di beberapa provinsi, dan beberapa daerah telah menjalani rapid test atau swab di pasar," pungkasnya.