Beri Bantuan Corona, Erick Sebut Jatim Perlu Perhatian Khusus

CNN Indonesia | Minggu, 05/07/2020 15:52 WIB
Pengusaha Erick Thohir melambaikan tangannya saat berjalan memasuki Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). Menurut rencana Presiden Joko Widodo akan memperkenalkan jajaran kabinet barunya kepada publik hari ini usai dilantik Minggu (20/10/2019) kemarin untuk masa jabatan keduanya periode tahun 2019-2024 bersama Wapres Ma'ruf Amin. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/wsj. Kementerian BUMN mengirimkan bantuan penanganan corona ke Provinsi Jawa Timur berupa 10 ribu APD, 100 ribu masker medis dan 100 ribu tablet Avigan. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A).
Surabaya, CNN Indonesia --

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali menggelontorkan ribuan bantuan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) untuk penanganan kasus virus corona (covid-19). 

Menteri BUMN ErickThohir menyatakan kementerian telah memberikan bantuan dua kali kepada Pemprov Jatim. Sebab, menurut Erick, provinsi yang dipimpin oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa itu membutuhkan perhatian khusus.

"Memang, kondisi di Jawa Timur perlu perhatian khusus," ujar Erick di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (5/7).


Pada kesempatan itu, Erick menyerahkan bantuan berupa 10 ribu alat pelindung diri (APD), 100 ribu masker medis dan 100 ribu tablet Avigan.

Erick berharap agar bantuannya tersebut bisa mencegah meningkatnya penularan kasus covid-19 di Jatim. Bantuan tablet Avigan juga diharapkan mampu menekan angka kematian.

"Kami coba membawa obat Avigan yang mudah-mudahan kalau prosedurnya baik, bisa juga menekan daripada angka kematian," kata dia.

Sementara itu, Direktur Pertamina Bina Medika IHC, dr Fathema Djan Rachmat, mengatakan Avigan saat ini tengah digunakan dalam koridor penelitian di Jakarta. Dan memperoleh hasil kesembuhan pasien sebanyak 63-67 persen.

Menurut analisis pihaknya, terdapat hasil yang bagus antara lain adalah konversi foto rontgen dan CT Scan yang bisa berubah membaik setelah 7 hari pengobatan.

"Persentase kesembuhan setelah dilakukan pengobatan 7 hari tu sekitar 63 sampai 67 persen," ujarnya.

Untuk proses teknisnya, satu orang pasien membutuhkan 52 tablet untuk sekali perawatan atau satu fase treatment.

"Jika total bantuan 100 ribu tablet, diperkirakan akan ada hampir 2.000 pasien di Jatim yang bisa menggunakan obat ini," katanya.

[Gambas:Video CNN]

Di tempat yang sama, Khofifah menambahkan aaliran bantuan tersebut merupakan wujud dari gotong royong semua elemen bangsa dalam mengatasi pandemi akibat covid-19.

"Bantuan ini diharapkan dapat semakin menambah angka harapan kesembuhan pasien positif Covid-19 di Jatim. Harapannya, tentu saja angka kematian semakin tereduksi. Terima kasih atensinya terhadap Jatim," ujar Khofifah.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, Sabtu (4/7) jumlah kasus positif di Jatim mencapai 13.447 kasus. Sebanyak 1.027 dilaporkan meninggal dunia dan 4.889 dinyatakan sembuh.

(frd/sfr)