Pemerintah Raup Rp11 Triiun dari Lelang 5 Seri Sukuk

CNN Indonesia | Selasa, 21/07/2020 20:40 WIB
Pemerintah menyerap Rp11 triliun dari total penawaran lelang lima seri SBSN yang mencapai Rp40,2 triliun pada Selasa (21/7). Pemerintah menyerap Rp11 triliun dari total penawaran lelang lima seri SBSN yang mencapai Rp40,2 triliun pada Selasa (21/7). Ilustrasi. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah menyerap Rp11 triliun dari lelang lima seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara pada Selasa (21/7).

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat hasil lelang sukuk ini melebihi target indikatif Rp8 triliun. Sementara total penawaran yang masuk mencapai Rp40,2 triliun.

Untuk seri SPNS08012021 jumlah yang dimenangkan tercatat sebesar Rp1,1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 3,65625 persen. Penawaran masuk untuk seri sukuk yang jatuh tempo pada 8 Januari 2021 ini mencapai Rp2,56 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 3,65 persen dan tertinggi 4,21 persen.


Selanjutnya, jumlah dimenangkan untuk lelang suku seri PBS002 sebesar Rp2,35 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5 persen. Total penawaran seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Januari 2022 ini mencapai Rp14,88 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 5 persen dan tertinggi 5,59 persen.

Kemudian, lelang seri PBS026 yang dimenangkan tercatat mencapai Rp1,2 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,11012 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2024 ini mencapai Rp6,54 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 6 persen dan tertinggi 6,59 persen.

Ada pula lelang sukuk seri PBS022 yang dimenangkan sebesar Rp1,1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,7722 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 April 2034 ini mencapai Rp5,87 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,75 persen dan tertinggi 8 persen.

Terakhir, lelang seri PBS028 yang dimenangkan mencapai Rp5,25 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,94915 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2046 ini mencapai Rp10,33 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,87 persen dan tertinggi 8,15 persen.

[Gambas:Video CNN]



(hrf/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK