Bulog Raih 4 Penghargaan di BUMN Marketeers Award 2020

Perum Bulog, CNN Indonesia | Rabu, 16/09/2020 16:29 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir berkata tujuan BUMN Marketeers Award 2020 adalah untuk mengukur daya saing pelaku branding dan marketing BUMN. Perum Bulog memborong empat penghargaan sekaligus di ajang BUMN Marketeers Award 2020. (Foto: dok. Bulog)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perum Bulog memborong empat penghargaan sekaligus di ajang BUMN Marketeers Award 2020. Masing-masing adalah sebagai Finalist Best of the Best Top of 5 Company, Second Winner CMO of The Year 2020, The Most Promising Company In Tactical Marketing dan The Most Promising Company In Strategic Marketing.

Diserahkan oleh CMO dan dewan juri dari BUMN Marketing Award 2020, dalam acara yang digelar virtual itu penghargaan diterima oleh Kepala Divisi Komunikasi Pemasaran Perum Bulog Siti Kuwati Ajang.

Menteri BUMN Erick Thohir dalam kesempatan tersebut mengatakan, tujuan BUMN Marketeers Award 2020 adalah untuk mengukur daya saing pelaku branding dan marketing BUMN. Sehingga, terjadi pertukaran ide, pemikiran, dan pengalaman yang bisa menjadi inspirasi bagi BUMN lain.


"Sejak Maret 2020, bangsa Indonesia menghadapi tantangan yang berat, Covid-19. BUMN Indonesia sebagai salah satu pilar pembangunan Indonesia harus menunjukkan kreatifitas, inovasi, enterpreneurship dan leadership untuk membantu mengatasi dampak kesehatan dan ekonomi. Ajang ini mendorong BUMN memacu kreatifitas, inovasi, enterpreneurship dan leadership untuk mencapai kinerja BUMN lebih tinggi dari tahun ke tahun," ucap Erick.

Siti Kuwati menambahkan, Bulog senantiasa menghadirkan produk pangan berkualitas, sehat, serta terjangkau dengan pengelolaan handal dan terpercaya. Ia menyebut, produk pangan Bulog kini bisa didapatkan secara daring di situs iPanganan, juga melalui Rumah Pangan Kita (RPK).

Terlebih, dalam masa pandemi pemerintah harus terus fokus menangani dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Kehadiran iPanganan milik Perum Bulog bertujuan mempermudah masyarakat mendapatkan bahan pokok tanpa harus keluar rumah. iPanganan disebut merupakan upaya Bulog untuk bertumbuh mengikuti zaman, dengan menyediakan berbagai produk, kanal penjualan daring, serta modernisasi fasilitas pengolahan beras atau rice to rice.

"Saat ini pemain di komoditas pangan sudah banyak, BULOG juga memiliki kompetitor di bisnis pangan ini. Untuk itu kami lakukan berbagai inovasi dan strategi marketing terhadap produk Bulog dengan menghadirkan lebih dari 50 merek beras yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan sesuai dengan taste khas daerah tersebut," kata Siti.

(rea)