IHSG Diprediksi Tertekan Kekhawatiran Perpanjangan PSBB DKI

CNN Indonesia | Selasa, 22/09/2020 06:24 WIB
Analis memprediksi laju IHSG tertekan kekhawatiran perpanjangan PSBB DKI, seiring dengan meningkatnya jumlah kasus positif covid-19. Analis memprediksi laju IHSG tertekan kekhawatiran perpanjangan PSBB DKI, seiring dengan meningkatnya jumlah kasus positif covid-19. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari).
Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melemah pada perdagangan Selasa, (22/9). Pelemahan indeks saham dipicu oleh tingginya kasus positif covid-19 di dalam negeri.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengatakan investor khawatir jika kasus covid-19 terus meningkat, PSBB DKI Jakarta akan kembali diperpanjang. Ujung-ujungnya, akan memperlambat pemulihan ekonomi.

"Pergerakan masih dibayangi oleh semakin tingginya kasus covid-19 dari dalam negeri yang kembali mencapai rekor baru," ucapnya.


Ia memprediksi IHSG melaju di rentang support 4.932 - 4.965 dan resistance 5.053 - 5.108.

Sepaham, Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menyebut belum terkendalinya kasus virus corona bakal kembali menekan pergerakan indeks.

"Meningkatnya kasus covid-19 menjadi faktor utama kekhawatiran berhentinya pabrik-pabrik dan pembangunan infrastruktur dalam negeri," ujar Lanjar seperti dikutip dari riset hariannya.

Dia memproyeksikan indeks saham bergerak di rentang support 4.920 dan resistance 5.040. Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal, menurut Lanjar, CTRA, INDY, MAPI, SMRA, TBIG, dan BBCA.

Di sisi lain, saham-saham utama Wall Street ditutup melemah. Indeks Dow Jones merah 1,84 persen ke level 27.147, S&P 500 merosot 1,16 persen ke level 3.281, dan Nasdaq Composite turun 0,14 persen menjadi 10.778.

[Gambas:Video CNN]



(wel/bir)