Atasi Stunting, Bulog DKI-Banten Sediakan Beras Fortivit

BULOG, CNN Indonesia | Jumat, 25/09/2020 21:27 WIB
Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten menjalin kerjasama dengan Perum Bulog DKI Jakarta dan Banten dalam penyediaan Beras Fortivit. Ilustrasi beras Fortivit. (Dok. Bulog)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten menjalin kerjasama dengan Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten dalam penyediaan Beras Berfortivikasi (Beras Fortivit).

Inisiasi kerjasama ini adalah upaya Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten yang dipimpin oleh Ibu Dr. Ir. Hj. Aan Muawanah, M.M. untuk membantu pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mengatasi masalah Daerah Rentan Rawan Pangan.

"Kami sudah meminta Bulog DKI Jakarta dan Banten untuk menyediakan sebanyak 6.250 kg beras Fortivit dalam rangka menjalankan program pengentasan daerah rentan rawan pangan di Provinsi Banten," kata Aan Muawanah dalam keterangannya pada Jum'at (25/09).


Pimpinan Wilayah Bulog DKI Jakarta dan Banten Bapak M. Suyamto mengatakan Perum Bulog selalu tanggap dengan pengentasan masalah Stunting yang merupakan salah satu bagian dari Indikator Pemetaan Daerah Rawan Pangan.

Karena itu, menurut Perum Bulog, kehadiran produk Beras Berfortivikasi yang mengandung banyak vitamin menjadi penting.

Program pengentasan Daerah Rentan Rawan Pangan di Indonesia menjadi salah satu fokus Presiden RI, demikian pula dengan menurunkan angka bayi lahir Stunting di Indonesia yang cukup tinggi.

Angka kelahiran Stunting yang tidak terkendali dapat menyebabkan lost generation (generasi penerus bangsa yang hilang).

Data Riskesdas 2018 angka prevalensi Stunting di Kabupaten Tangerang 23,20% dan berdasarkan aplikasi Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat atau E-PPGBM per Februari 2020 angka prevalensi stunting di Kabupaten Tangerang 11,60% turun setengahnya dari data Riskesdas 2018. Sementara angka prevalensi stunting di Banten 23,4%

Lebih lanjut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, menyatakan pemberian bantuan  beras Fortivit di wilayah Kabupaten Tangerang ini sesuai dengan RPJMD (2017-2022) yang dituangkan pada Renstra Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten.

Sesuai dengan Renja Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, selanjutnya beras akan diberikan kepada kabupaten/Kota lain.

"Kami dari Dinas Ketahanan Pangan berkomitmen untuk melakukan pengentasan Daerah Rentan Rawan Pangan di wilayah Provinsi Banten salah satunya dengan cara memberikan beras Berfortivikasi dari Perum BULOG kanwil DKI dan Banten", kata Aan.

Beras Fortivikasi atau beras bervitamin yang diproduksi oleh Perum Bulog merupakan beras sehat, yang diperkaya dengan beberapa mikronutrien seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin B3, vitamin B6, asam folat, vitamin B12, zat besi dan seng (Zn).

(vws)