Direktur EBIS Telkom Tinjau Implementasi Pijar di Garut

Telkom, CNN Indonesia | Sabtu, 26/09/2020 16:12 WIB
Layanan aplikasi pembelajaran jarak jauh milik PT Telkom Indonesia, Pijar Sekolah, terbukti dapat menjadi solusi operasional sekolah di tengah pandemi Covid-19. Direktur Enterprise & Business Service Telkom Edi Witjara (kiri) bersama Kepala SMAN 8 Garut Jujun dalam acara seremoni pemanfaatan Pijar Sekolah di SMAN 8 Garut, Jawa Barat, Kamis (17/9). (Foto: dok. Telkom)
Jakarta, CNN Indonesia --

Layanan aplikasi pembelajaran jarak jauh milik PT Telkom Indonesia yang berbasis cloud, Pijar Sekolah, terbukti dapat menjadi solusi operasional sekolah di tengah pandemi Covid-19.

Di sela kondisi yang memaksa segala kegiatan dilakukan di rumah dan secara digital, Pijar Sekolah menjadi bakti Telkom bagi dunia pendidikan Indonesia. Implementasi Pijar Sekolah dalam proses belajar jarak jauh itu pun diuji coba di SMAN 8 Garut sejak Juli silam, dan diakui membantu guru serta siswa setempat menghadapi tantangan.

"Beruntung kami bisa memanfaatkan aplikasi Pijar Sekolah dari Telkom sejak Juli, sehingga proses belajar mengajar tetap dapat berlangsung dengan lancar," kata Kepala Sekolah SMAN 8 Garut, Jujun.


Ketua Komite Sekolah Aneu Susanti menyebut, pihaknya telah melakukan serangkaian kegiatan untuk meyakinkan dan mempersiapkan stakeholder sekolah untuk lebih mengenal dunia digital, khususnya guru-guru senior dan orang tua siswa.

"Penggunaannya sangat mudah, termasuk buat guru-guru yang senior dan orang tua siswa yang ingin mengetahui aktivitas belajar putra-putrinya," ujar Aneu Susanti.

Jujun mengatakan, SMAN 8 memiliki visi sebagai sekolah yang sepenuhnya memanfaatkan teknologi digital dalam proses pembelajaran pada 2020. Setelah diuji coba, pihak sekolah merasa Pijar menjadi jawaban atas keinginan manajemen sekolah, seperti dalam hal monitoring dan managing kegiatan belajar mengajar, di mana sekolah dapat memastikan proses itu berjalan tertib.

"Saat ini sekolah secara rutin melakukan tiga sesi kelas daring setiap harinya, dan dapat mencapai empat sesi dengan kelas tambahan di luar jam operasional sekolah. Setiap sesinya dilakukan secara serentak sebanyak 26 kelas daring di seluruh jenjang, dan untuk dilakukan dari rumah maupun lokasi sekolah untuk guru, maupun siswa yang ingin mengakses kelas daring menggunakan device ataupun jaringan di sekolah," papar Jujun dalam acara seremonial pemanfaatan Pijar Sekolah di SMAN 8 Garut, Kamis (17/9).

Metode Pijar disebut berjalan efektif, terlebih dengan fitur dan user interface yang diciptakan untuk kemudahan pengguna. Disarankan dilakukan pendekatan learning by doing, meski Telkom tetap mendampingi secara jarak jauh.

Direktur Enterprise & Business Service Telkom Edi Witjara yang hadir di SMAN 8 Garut dengan didampingi Executive Vice President Divisi Business Service Telkom Syaifudin, dan Executive Vice President Telkom Regional III Area Jawa Barat Mohamad Khamdan, menyampaikan rasa syukur dan bangga bahwa aplikasi Pijar Sekolah dapat dirasakan langsung manfaatnya.

"Ini merupakan bagian dari penguatan transformasi pendidikan di Indonesia. Kita harus saling mendukung termasuk feedback dari sekolah guna percepatan dan penguatan proses belajar mengajar khususnya dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini," ujar Edi.

(rea)