TelkomGroup Alihkan 6.050 Menara Telkomsel ke Mitratel

TelkomGroup, CNN Indonesia | Jumat, 16/10/2020 16:17 WIB
Alih kepemilikan ini untuk menciptakan value creation bisnis tower dan memastikan setiap anak perusahaan fokus menguatkan lini bisnis masing-masing Ilustrasi. Alih kepemilikan ini untuk menciptakan value creation bisnis tower dan memastikan setiap anak perusahaan fokus menguatkan lini bisnis masing-masing (Foto: www.mitratel.co.id)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melakukan penataan portfolio melalui dua anak perusahaannya PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) dan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel).

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (Conditional Sale and Purchase Agreement/CSPA) untuk pengalihan kepemilikan sebanyak 6.050 menara telekomunikasi milik Telkomsel kepada Mitratel.

Pengalihan kepemilikan dilakukan secara bertahap hingga ditargetkan selesai pada akhir triwulan pertama tahun 2021.


Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya menyampaikan aksi korporasi yang dilakukan Mitratel dan Telkomsel merupakan bagian dari penataan portofolio TelkomGroup demi mengoptimalisasikan bisnis dan aset yang dimiliki serta memastikan optimal value bagi pemegang saham.

"Langkah ini juga merupakan upaya untuk value creation bisnis tower dan memastikan agar setiap entitas anak perusahaan dapat fokus dalam melakukan penguatan pada lini bisnisnya masing-masing," ujar Budi melalui keterangannya, Jakarta, Rabu (14/10).


Tingkatkan Infrastruktur Telekomunikasi

Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko menyampaikan aksi korporasi tersebut merupakan salah satu strategi bisnis untuk meningkatkan kapabilitas dari sisi aspek infrastruktur telekomunikasi.

"Kami yakin bahwa pengalihan menara telekomunikasi akan memperkuat bisnis Mitratel secara fundamental. Ini menjadi potensi yang baik dan menciptakan nilai tambah bagi Mitratel yang akan berdampak positif pada penguatan industri telekomunikasi nasional, khususnya sektor menara telekomunikasi," ujar Theodorus.

Theodorus menambahkan bisnis menara telekomunikasi masih menjanjikan. Mengingat operator telekomunikasi masih terus melakukan ekspansi demi meningkatkan kualitas jaringan dan memperluas jangkauan layanannya.

"Diyakini bisnis menara telekomunikasi masih akan mencatatkan kinerja positif ke depannya, terlebih menghadapi pengembangan teknologi 5G yang akan masuk dan diimplementasikan di Indonesia," ujarnya.

Senada, Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro mendukung penataan portfolio TelkomGroup dengan pelepasan 6.050 menara telekomunikasi.

"Ke depan Telkomsel akan fokus pada bisnis utamanya sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia dengan salah satu prioritas strategi bisnis dengan memperkuat ekosistem digital melalui ketersediaan layanan digital connectivity terbaik dan merata," ujar Setyanto. 

(fef)

[Gambas:Video CNN]