Corona Meledak, Dana Asing Rp2,3 T Minggat

CNN Indonesia | Senin, 30/11/2020 14:48 WIB
IHSG terkoreksi hingga 3,26 persen menjadi 5.595 pada perdagangan sesi II, Senin (30/11). Hingga pukul 14.45, dana asing keluar Rp2,3 triliun. IHSG terkoreksi hingga 3,26 persen menjadi 5.595 pada perdagangan sesi II, Senin (30/11). Hingga pukul 14.45, dana asing keluar Rp2,3 triliun. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi hingga 3,26 persen menjadi 5.595 pada perdagangan sesi II, Senin (30/11).

Mengutip RTI, hingga siang ini pukul 14.45, menunjukkan investor melakukan transaksi sebesar Rp20,5 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 29,28 miliar saham.

Pelaku pasar asing mencatatkan jual bersih atau net sell di seluruh pasar sebesar Rp2,3 triliun. Lalu, di pasar reguler tercatat net sell sebesar Rp2,26 triliun.


Berdasarkan data, lima saham yang paling banyak dilepas asing adalah PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk dan PT Astra Internasional Tbk.

Tren penurunan sudah terjadi sejak pembukaan perdagangan. IHSG dibuka turun ke 5.779, lalu IHSG sempat naik ke level 5.796, namun setelah itu kembali longsor.

Posisi terendah sepanjang perdagangan hari ini terekam di posisi 5.567 yakni pukul 14.05 JATS.

Sementara itu, hanya 97 saham menguat. Mayoritas saham atau 418 mengalami koreksi dan 113 lainnya stagnan. Terpantau, mayoritas indeks sektoral melemah, dipimpin oleh pelemahan sektor infrastruktur sebesar 4,35 persen.

Laju IHSG ini berbanding terbalik dengan prediksi analis. Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan memprediksi IHSG menguat ditopang optimisme pemulihan ekonomi akhir tahun.

"Secara teknikal pergerakan saat ini masih dalam tren menguat, didorong optimisme pemulihan ekonomi pada akhir tahun," ujarnya dalam riset tertulis.

Serupa, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memperkirakan IHSG menguat pada awal pekan ini. Namun, peluang kenaikan sudah cukup terbatas.

Menurutnya, kondisi perekonomian Indonesia terlihat masih berada dalam kondisi stabil saat ini.

"Fluktuasi nilai tukar rupiah serta harga komoditas akan turut mewarnai pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang," katanya.

[Gambas:Video CNN]



(ulf/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK