Pertamina Selidiki Penyebab Kebakaran di SPBU MT Haryono

CNN Indonesia | Selasa, 01/12/2020 13:22 WIB
Pertamina menutup operasional SPBU MT Haryono untuk sementara waktu sembari menunggu hasil investigasi penyebab mobil tangki yang terbakar. Pertamina menutup operasional SPBU MT Haryono untuk sementara waktu sembari menunggu hasil investigasi penyebab mobil tangki yang terbakar. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Pertamina (Persero) mengaku masih menunggu hasil investigasi penyebab mobil tangki yang terbakar di SPBU 31.12802 MT Haryono, Jakarta Selatan. Kejadian ini terjadi pada pukul 11.35 WIB tadi.

"Paralel masih menunggu hasil investigasi," ucap Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina Eko Kristiawan dalam keterangan resmi, Selasa (1/12).

Eko menyatakan saat ini kebakaran mobil tangki di SPBU MT Haryono sudah berhasil ditangani. Ia mengklaim situasi sudah kembali kondusif.


Namun, Pertamina menutup operasional SPBU MT Haryono untuk sementara waktu. Hal ini dilakukan demi keselamatan sembari menunggu hasil investigasi.

"Dengan alasan keselamatan, saat ini operasional SPBU dihentikan sementara," ucap Eko.

Oleh karena itu, Pertamina memberikan alternatif kepada masyarakat untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Jalan Dr Soepomo dan SPBU Jalan Gatot Subroto.

Sebelumnya, terlihat asap hitam membubung ke langit dari kejauhan yang berasal dari SPBU MT Haryono. Berdasarkan informasi awal yang berhasil dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 11.50 WIB.

Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Petugas piket Damkar Jakarta Sekatan Suparno mengatakan ada beberapa mobil pemadam kebakaran yang berangkat ke lokasi kejadian.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran terjadi. Sejauh ini juga masih belum ditemukan korban serta kerugian akibat kebakaran tersebut.

Berdasarkan kesaksian warga yang membeberkan di media sosial, sempat terdengar ledakan beberapa kali. Asap hitam pun mengepul ke langit.

[Gambas:Video CNN]



(aud/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK