BCA Tebar Dividen Interim Rp98 per Saham

CNN Indonesia | Kamis, 03/12/2020 08:27 WIB
BCA membagikan dividen interim kepada pemegang saham senilai Rp98 miliar. Itu diputuskan dalam RUPST pada 9 April lalu. BCA melalui RUPST yang mereka gelar beberapa waktu lalu memutuskan untuk menebar dividen interim pemegang saham senilai Rp98 miliar. Ilustrasi. (detikcom/Ari Saputra).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Bank Central Asia Tbk atau BCA membagikan dividen interim kepada pemegang saham senilai Rp98 per saham untuk tahun buku 2020. Hal ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan yang berlangsung pada 9 April 2020 lalu.

"Dengan ini diberitahukan kepada para pemegang saham perseroan bahwa perseroan akan melaksanakan pembagian dividen interim tunai sebesar Rp98 per saham untuk tahun buku 2020," tulis perseroan dikutip dari keterbukaan informasi, Kamis (3/12).

Sementara itu, jadwal pembagian dividen interim adalah pada 22 Desember 2020.


Sedangkan, akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 7 Desember 2020. Sedangkan cum dividen di pasar tunai pada 10 Desember 2020.

Lalu, tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen (record date) yakni pada 10 Desember 2020.

"Dividen interim tunai akan dibagikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan 10 Desember 2020 pukul 16.15 WIB (record date)," tulis perseroan.

Sementara itu, bagi pemegang saham yang sahamnya disimpan dalam penitipan kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), maka pembagian dividen interim tunai akan didistribusikan oleh KSEI pada 22 Desember 2020. Distribusinya, melalui perusahaan efek dan bank kustodian di mana pemegang saham membuka rekening efek.

[Gambas:Video CNN]

Pada kuartal III 2020 lalu, bank dengan kode saham BBCA itu mencetak laba bersih sebesar Rp20 triliun. Capaian tersebut turun 4,2 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 20,9 triliun.

Penurunan laba tersebut disebabkan meningkatnya biaya pencadangan. Sementara itu, total kredit BCA akhir September 2020 tercatat sebesar Rp581,9 triliun, turun 0,6 persen (yoy).

(ulf/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK