Libur Nataru, Konsumsi BBM Naik 30,4 Persen di Trans Sumatera

CNN Indonesia | Kamis, 24/12/2020 21:29 WIB
PT Pertamina (Persero) mencatat kenaikan konsumsi BBM di Tol Trans Sumatera seiring meningkatnya volume kendaraan yang melintas selama periode Nataru 2020-2021. PT Pertamina (Persero) mencatat kenaikan konsumsi BBM di Tol Trans Sumatera seiring meningkatnya volume kendaraan yang melintas selama periode Nataru 2020-2021. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Olha Mulalinda).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) II Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) mencatat konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tol Trans Sumatera naik pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020-2021.

Kenaikan berkisar 30,4 persen dibandingkan dengan konsumsi normal harian periode 1-15 Desember 2020.

Pjs. Unit Manager Communication, Relations & CSR MOR II Sumbagsel Ujang Supriadi mengungkapkan, dibandingkan rerata normal harian periode 1-15 Desember 2020, konsumsi BBM Gasoline Nonsubsidi jenis Pertalite naik sebesar 67,8 persen yaitu menjadi sebesar 56,7 Kiloliter.


"Untuk Pertamax naik sebesar 62,6 persen yaitu menjadi 13,2 Kiloliter. Sementara, konsumsi Pertamax Turbo naik 34,2 persen yaitu menjadi sebesar 0,9 Kiloliter," ujar Ujang dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (24/12).

Selanjutnya, konsumsi BBM Gasoil Nonsubsidi jenis Dexlite naik 33,4 persen menjadi 4,2 Kiloliter. Berikutnya, Pertamina Dex konsumsinya naik sebesar 48 persen yaitu menjadi 3,8 Kiloliter.

Sementara, untuk konsumsi BBM Gasoil Subsidi jenis Biosolar meningkat 17,5 persen yaitu menjadi 144,1 Kiloliter dibandingkan dengan konsumsi normal harian periode 1-15 Desember 2020.

"Konsumsi BBM Nonsubsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex semakin meningkat, seiring dengan meningkatnya minat, kepedulian dan kesadaran konsumen terhadap penggunaan BBM terbaik untuk menjaga ketahanan mesin kendaraan dan kenyamanan saat berkendaraan", katanya.

[Gambas:Video CNN]

Selain untuk menjaga performa mesin kendaraan, penggunaan Bahan Bakar Berkualitas (BBK) juga menjaga udara tetap bersih, dikarenakan emisi gas buang yang dihasilkan berkadar karbon rendah dan ramah lingkungan.

Secara umum, peningkatan konsumsi BBM terjadi seiring dengan mulai banyaknya sarana transportasi umum dan peningkatan aktivitas kendaraan pribadi jelang Nataru 2020-2021.

Berdasarkan data PT Hutama Karya sebagai pengelola jalan tol ruas Bakaheuni-Terbanggi Besar-Pematang Panggang, arus kendaraan yang melintas tol trans Sumatera naik 12,5 persen menjadi 28.806 kendaraan pada periode tersebut.

(sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK