Harga Emas Antam Hari Ini 19 Januari, Naik Jadi Rp952 Ribu

CNN Indonesia | Selasa, 19/01/2021 09:31 WIB
Harga emas Antam naik Rp8.000 per gram ke posisi Rp952 ribu pada Selasa (19/1) pagi, jelang pelantikan Presiden AS Terpilih Joe Biden. Harga emas Antam naik Rp8.000 per gram ke posisi Rp952 ribu pada Selasa (19/1) pagi, jelang pelantikan Presiden AS Terpilih Joe Biden. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta).
Jakarta, CNN Indonesia --

Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di posisi Rp952 ribu per gram pada Selasa (19/1). Harga emas tercatat naik Rp8.000 dari Rp944 ribu per gram dibanding kemarin.

Lalu, harga pembelian kembali (buyback) naik Rp10.000 per gram dari Rp821 menjadi Rp831 ribu per gram.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp526 ribu, 2 gram Rp1,84 juta, 3 gram Rp2,74 juta, 5 gram Rp4,53 juta, 10 gram Rp9,01 juta, 25 gram Rp22,41 juta, dan 50 gram Rp44,74 juta.


Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp88,61 juta, 250 gram Rp223,26 juta, 500 gram Rp446,32 juta, dan 1 kilogram Rp892,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX menguat 0,7 persen ke posisi US$1.842,7 per troy ons. Kemudian, harga emas di perdagangan spot menguat 0,09 persen ke US$1.843,01 per troy ons pada pagi ini.

Analis Asia Valbury Futures Lukman Leong harga emas berpotensi bangkit (rebound) hari ini. Peluang muncul karena harga emas sudah melemah beberapa hari terakhir.

"Emas berpotensi rebound secara teknikal," ucap Lukman kepada CNNIndonesia.com.

Kendati begitu, Lukman menyatakan pergerakan harga emas akan terbatas. Sebab, pelaku pasar masih menunggu (wait and see) jelang pelantikan Joe Biden menjadi Presiden AS.

"(Pelantikan Biden) masih mempengaruhi (harga emas). Pasar masih wait and see," jelas Lukman.

[Gambas:Video CNN]



(aud/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK