AP I Siapkan Skenario Penerbangan Antisipasi Erupsi Merapi

CNN Indonesia | Kamis, 28/01/2021 08:54 WIB
AP I merancang sejumlah skenario untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas erupsi Gunung Merapi, salah satunya berkaitan dengan pengalihan penerbangan. Angkasa Pura I merancang sejumlah skenario guna mengan;;tisipasi peningkatan erupsi Gunung Merapi belakangan ini. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola Bandara Adi Soemarmo Solo dan Bandara Adisutjipto Yogyakarta yang lokasinya berdekatan dengan Gunung Merapi siapa mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam.

Itu menyusul peningkatan aktivitas erupsi Gunung Merapi pada Rabu (27/1) kemarin.

Vice President Corporate Secretary Angkasa Pura I Handy Heryudhitiawan seperti dikutip dari Antara, Kamis (28/1) mengatakan untuk mengantisipasi kondisi tersebut, saat ini pihaknya tengah melakukan sejumlah persiapan.


Itu meliputi, melaksanakan observasi bandara atau "aerodrome observation" berupa pengamatan lapangan, laporan visual (visual report) dan paper test on airside. Persiapan lain dilakukan dengan meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait.

Selain itu, pihaknya juga selalu memonitor penerbitan Notam oleh Direktorat jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, melaksanakan penilaian risiko keselamatan (safety risk assesment), menyiapkan skenario penanganan penumpang untuk mengantisipasi penumpukan di area keberangkatan, area check in, area publik, akibat pembatalan penerbangan (cancel flight).

Langkah persiapan lain dilaksanakan dengan merancang skenario pengalihan penerbangan yang berkoordinasi dengan stakeholder terkait dan melakukan pelayanan bagi penumpang yang terdampak keterlambatan penerbangan.

[Gambas:Video CNN]

Sampai dengan Rabu kemarin, ia mengatakan Bandara Adi Soemarmo Solo beroperasi pada pukul 07.00 - 18.00 WIB. Sedangkan Bandara Adisutjipto Yogyakarta beroperasi pada pukul 07.00 - 16.00 WIB.

Angkasa Pura I terus berkoordinasi dengan otoritas dan pemangku kepentingan terkait dalam memonitor kondisi terkini dan menginformasikan ke publik mengenai status operasional kedua bandara tersebut.

"Kami tengah berkoordinasi intesif untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam lebih besar yang diakibatkan peningkatan erupsi Gunung Merapi. Seluruh penumpang yang akan terbang dari dan menuju Solo dan Yogyakarta, diharapkan untuk terus memantau status penerbangan Anda melalui pihak maskapai dan/atau dapat mengikuti perkembangan status operasional bandara terkini dengan menghubungi layanan Contact Center Angkasa Pura I di nomor 172 atau Twitter @AngkasaPura172," ujar Handy.

(Antara/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK