Perjalanan Petronas Hingga Temukan Minyak di Madura

CNN Indonesia | Rabu, 24/02/2021 11:48 WIB
SKK Migas melaporkan pengeboran Petronas Carigali North Madura II Ltd di Blok Migas North Madura II berhasil menemukan cadangan minyak. Berikut perjalanannya. SKK Migas melaporkan pengeboran Petronas Carigali North Madura II Ltd di Blok Migas North Madura II berhasil menemukan cadangan minyak. Ilustrasi. (Dok. Petronas).
Jakarta, CNN Indonesia --

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan pengeboran sumur Eksplorasi Hidayah-1 Petronas Carigali North Madura II Ltd di Wilayah Kerja (WK) North Madura II ditengarai berhasil menemukan cadangan minyak.

Mengutip keterangan resmi SKK Migas, Rabu (24/2), pengeboran sumur Hidayah-1 mulai dilakukan pada 7 Januari 2021. Ini merupakan salah satu dari kegiatan komitmen pasti WK North Madura II.

Perjalanan Pertronas sebelum menemukan cadangan minyak itu cukup panjang. Berdasarkan keterangan dari Kementerian ESDM, Petronas Carigali International E&P BV memenangkan wilayah kerja lokasi North Madura II Offshore Jawa Timur pada lelang reguler tahap I 2014 lalu. Luas wilayah kerjanya 1.288,2 kilometer persegi..


Perusahaan asal Malaysia itu menang lelang bersama Statoil ASA untuk non wilayah kerja lokasi Aru Trough I Offshore Aru. Komitmen pasti eksplorasi dari dua pemenang lelang itu berlaku selama tiga untuk untuk masa eksplorasi berupa studi G&G sebesar US$2 juta, survei seismik 2D sepanjang 700 km dan pemboran tiga sumur eksplorasi.

Sementara, total komitmen eksplorasi dari kedua pemenang lelang itu sebesar US$70,9 juta dan bonus tanda tangan sebesar US$3 juta. Kontak kerja sama dengan pemerintah ditandatangani pada 22 Mei 2015 lalu.

Deputi Perencanaan SKK Migas Jaffee A Suardin mengatakan kedalaman keseluruhan sumur Hidayah-1 saat pengeboran berada pada kedalaman 2.739 meter. Setelah kegiatan pemboran berjalan 57 hari, SKK Migas dan Petronas Carigali North Madura II Ltd melakukan 1 interval drill steam test (DST) untuk mengetahui laju alir serta data reservoir pada Formasi Ngimbang dan berhasil menemukan hidrokarbon berupa minyak dengan lajur alir awal ~2.100 barel minyak per hari (BOPD).

Ia mengapresiasi seluruh jajaran yang terlibat pada kegiatan penemuan potensi hidrokarbon di wilayah kerja tersebut. Penemuan ini akan menjadi pondasi yang kokoh bagi upaya penemuan lainnya sebagai upaya bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk bersama- sama mewujudkan visi produksi 1 juta barel minyak dan 12 BSCFD gas di tahun 2030.

[Gambas:Video CNN]



 

(aud/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK