Mantan Pemilik Adidas Dirampok dan Dipukuli di Prancis

AFP, CNN Indonesia | Senin, 05/04/2021 14:34 WIB
Mantan menteri dan taipan Prancis sekaligus mantan pemilik Adidas Bernard Tapie diserang oleh perampok. Mantan menteri dan taipan Prancis sekaligus mantan pemilik Adidas Bernard Tapie diserang oleh perampok.(AFP/BERTRAND GUAY).
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan menteri dan taipan Prancis sekaligus mantan pemilik Adidas Bernard Tapie diserang oleh perampok.

Dilansir dari AFP, Senin (5/4), Tapie dan istrinya diserang dalam perampokan yang terjadi tengah malam di rumahnya. Pasangan itu tertidur ketika empat pria mendobrak rumah di Combs-la-Ville dekat Paris sekitar pukul 00.30 waktu setempat.

Perampok tersebut memukuli dan mengikat mereka dengan kabel listrik sebelum kabur dengan jarahan mereka. Dominique Tapie berhasil membebaskan dirinya dan pergi ke rumah tetangga, dari situ dia menelepon polisi.


Dengan luka ringan akibat beberapa pukulan di wajah, dia dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan.

"Dia baik-baik saja," kata cucu Tapie, Rodolphe Tapie.

Jaksa Beatrice Angelelli mengungkap Tapie yang berusia 78 tahun menerima pukulan di kepalanya dengan sebuah tongkat. Namun, dia menolak untuk dirawat.

"Kakek saya menolak untuk dibawa pergi. Dia hancur, sangat lelah. Dia duduk di kursi saat dipukul dengan pentungan," kisah cucu Tapie.

Pencuri masuk ke rumah Tapie, yakni sebuah perkebunan luas yang dikenal sebagai Moulin de Breuil melalui jendela lantai pertama. Aksi ini tidak terdeteksi oleh penjaga.

Mereka kabur dengan dua jam tangan, termasuk Rolex, anting-anting, gelang, dan cincin. Tapie adalah seorang menteri sosialis yang kemudian mengalami serangkaian masalah hukum.

Dia menghasilkan banyak uang di awal karirnya. Dia sering memamerkan kekayaannya, termasuk dengan membeli kapal pesiar sepanjang 72 meter dan klub sepak bola, Olympique de Marseille, yang memenangkan kejuaraan Prancis saat dia menjadi pemiliknya.

Dia sempat menjadi menteri urusan perkotaan di pemerintahan Francois Mitterrand pada 1992.

Tapie dinyatakan bersalah dalam serangkaian kasus korupsi, penipuan pajak, dan penyalahgunaan aset perusahaan, dipenjara selama lima bulan dan dicabut hak untuk mencalonkan diri dalam pemilihan mana pun di Prancis.

[Gambas:Video CNN]



(age/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK