Pemerintah Subsidi Ongkir Rp500 M untuk 'Harbolnas' Lebaran

CNN Indonesia | Rabu, 07/04/2021 19:25 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah menyiapkan Rp500 miliar untuk subsidi ongkos kirim belanja online H-10 dan H-15 Lebaran. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah menyiapkan Rp500 miliar untuk subsidi ongkos kirim belanja secara daring (online).(cnnindonesia/adhiwicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah menyiapkan Rp500 miliar untuk subsidi ongkos kirim belanja secara daring (online). Hal ini dilakukan untuk mendorong konsumsi masyarakat jelang Lebaran tahun ini.

"Pemerintah mendorong hari belanja nasional, yang hari belanja nasional h-10 dan h-15 untuk produk nasional dan pemerintah akan mensubsidi ongkir," ungkap Airlangga dalam konferensi pers, Rabu (7/4).

Selain itu, Airlangga menyatakan pemerintah juga akan melanjutkan penyaluran bantuan sosial (bansos) berupa beras 10 kg dan percepatan penyaluran program keluarga harapan (PKH). Bantuan ini akan diberikan kepada 20 juta penerima manfaat.


"Percepatan output dari PKH, sembako, dan bantuan langsung tunai (BLT), Penyaluran sembako dari Juni ke awal Mei. Jadi ini dipercepat," terang Airlangga.

Ia menyatakan beras bansos itu berasal dari Perum Bulog. Dengan demikian, Bulog bisa mendapatkan dana segar sebesar Rp2 triliun dari program tersebut.

"Dan dana itu bisa membeli gabah rakyat 440 ribu (ton)," kata Airlangga.

Selain itu, Airlangga meminta seluruh perusahaan swasta membayar tunjangan hari raya (THR) kepada karyawannya pada Lebaran 2021. Pasalnya, pemerintah sudah menggelontorkan berbagai stimulus untuk pengusaha di masa pandemi covid-19.

"Pembayaran THR estimasi dari anggaran yang masuk ke pasar Rp215 triliun," jelasnya.

Ia berharap konsumsi masyarakat pada momen Lebaran 2021 meningkat. Dengan demikian, ekonomi kuartal II 2021 bisa tumbuh positif.

[Gambas:Video CNN]



(aud/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK