Anak Usaha Adhi Karya Bakal Rilis Obligasi Rp500 M

CNN Indonesia | Jumat, 16/04/2021 06:36 WIB
Anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Adhi Commuter Properti, akan menerbitkan obligasi Rp500 miliar untuk modal membeli lahan dan pendanaan sejumlah proyek. Anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Adhi Commuter Properti, akan menerbitkan obligasi Rp500 miliar untuk modal membeli lahan dan pendanaan sejumlah proyek. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia --

Anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Commuter Properti, berencana menerbitkan obligasi sebesar Rp500 miliar untuk menambah portofolio dan ekspansi usaha perseroan.

"Dana hasil penawaran umum obligasi I Adhi Commuter Properti tersebut akan dipakai untuk belanja menambah land bank dan pendanaan sejumlah proyek," ujar Direktur Utama Adhi Commuter Properti Rizkan Firman seperti dikutip Antara, Kamis (15/4).

PT Pemeringkatan Efek Indonesia (Pefindo) telah memberikan rating idBBB (Triple B) untuk obligasi yang akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut.


Sementara, PT Sucor Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi obligasi memperkirakan jadwal penawaran umum obligasi Adhi Commuter Properti akan dimulai pada 14 April mendatang.

Jadwal hari pertama adalah pemberian ijin publikasi prospektus ringkas dari OJK. Kemudian pada 15 -26 April, akan dilakukan proses bookbuilding. Selanjutnya pada 7 Mei, penawar tersebut diperkirakan sudah mendapat pernyataan efektif dari OJK.

Urutan pelaksananya antara lain 11 dan 17 Mei penawaran umum, 18 Mei penjatahan, 20 Mei distribusi obligasi, dan 21 Mei pencatatan obligasi di BEI.

Adhi Commuter Properti menjadi salah satu perusahaan yang gencar mengembangkan konsep kawasan Transit Development Oriented (TOD).

Sejauh ini, proyek perseroan terdapat di tujuh titik Stasiun LRT Jabodebek Fase I. Sementara secara keseluruhan perseroan memiliki 13 proyek yang tersebar di Jabodetabek dengan total 54.076 unit dan land bank sebanyak 140 hektar.

"Keunggulan kami lainnya yaitu adanya kepastian pembangunan sehingga serah terima akan tepat waktu. Selain itu, sebagai anak perusahaan ADHI Grup, lini bisnis kami terintegrasi erat dengan Competitive Advantage ADHI yaitu pembangunan kereta api atau LRT," lanjut Rizkan.

Hingga September 2020, perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp699 miliar dengan EBITDA Rp103 miliar, laba bersih Rp88,2 miliar, aset sebesar Rp4,7 triliun dan ekuitas sebesar Rp2 triliun.

Sementara dalam lima tahun ke depan, perseroan akan melakukan serah terima pada hampir seluruh Tower 1 dan Tower 2 dari proyek-proyek yang berjalan di tahun 2020-2021. "Perseroan optimis akan meraih pertumbuhan marketing sales dalam lima tahun ke depan akan melaju tumbuh sebesar 59,4 persen," tandasnya.

[Gambas:Video CNN]



(hrf/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK