Kemenkeu Bakal Kelola Gedung Granadi

CNN Indonesia | Jumat, 16/04/2021 17:28 WIB
DJKN Kementerian Keuangan mengungkap selain TMII, ada beberapa aset yang dikelola oleh Yayasan Harapan Kita berpotensi diambil pemerintah. DJKN Kementerian Keuangan mengungkap selain TMII, ada beberapa aset yang dikelola oleh Yayasan Harapan Kita berpotensi diambil pemerintah.(CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan mengungkap selain TMII, ada beberapa aset yang dikelola oleh Yayasan Harapan Kita berpotensi diambil alih pengelolaanya oleh pemerintah.

Direktur Barang Milik Negara DJKN Kemenkeu Encep Sudarwan mengungkap Gedung Granadi di Jakarta Selatan dan aset di Megamendung, Bogor, Jawa Barat berpotensi diambil alih.

Pasalnya, keduanya berstatus barang milik negara (BMN) yang seharusnya pengelolaannya membuat pemerintah menerima pemasukan, sehingga perlu dikelola oleh pemerintah melalui DJKN Kemenkeu.


"Gedung Granadi dan aset di Megamendung, sepanjang itu BMN dikelola DJKN. Sepanjang BMN apapun juga ada pengelolanya. Jadi pasti dikelola DJKN," kata Encep.

Kedua aset itu sendiri disita oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Keduanya pernah tercatat sebagai aset Yayasan Supersemar.

Sebelumnya, TMII telah terlebih dahulu diambil oleh pemerintah. Lebih lanjut, Encep mengatakan nantinya TMII akan dikelola oleh BUMN, di mana kemungkinan terbesar akan diberikan ke PT Taman Wisata Candi Borobodur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWC).

Namun, sejauh ini masih ada juga opsi pengelolaan diberikan ke PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

"Kementerian Sekretariat Negara bukan ahli di bidang pariwisata untuk mengelola TMII, sehingga akan melakukan kerja sama dengan BUMN. Nanti akan kita lihat, tapi kemungkinan TWC," ujar Encep.

Kendati begitu, sejauh ini belum ada keputusan resmi. Begitu juga proposal pengajuan rencana pengelolaan TMII oleh kedua belah pihak.

[Gambas:Video CNN]



(uli/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK