Andre Sulistyo Akan Pimpin Perusahaan Merger Gojek-Tokopedia

CNN Indonesia | Senin, 19/04/2021 20:26 WIB
Co-chief Executive Officer Gojek Andre Soelistyo dikabarkan memimpin perusahaan raksasa hasil merger Gojek dengan Tokopedia. Co-chief Executive Officer Gojek Andre Soelistyo dikabarkan memimpin perusahaan raksasa hasil merger Gojek dengan Tokopedia. Ilustrasi. (Gojek).
Jakarta, CNN Indonesia --

Co-chief Executive Officer Gojek Andre Soelistyo dikabarkan bakal memimpin perusahaan raksasa hasil merger dengan Tokopedia.

Dilansir dari Bloomberg Senin (19/4), sumber yang mengetahui hal tersebut mengatakan Gojek dan Traveloka bakal membentuk perusahaan induk bernama GoTo. Kepemilikan saham perusahaan tersebut nantinya 58 dimiliki Gojek dan sisanya adalah pemilik Tokopedia.

Perusahaan gabungan yang menargetkan valuasi hingga US$40 miliar itu bertaruh pada sosok Andre untuk menjaga pertumbuhan bisnis yang selama ini telah berjalan.


Seperti diketahui, Andre tercatat telah mempelopori diversifikasi Gojek ke layanan konsumen dan mengawal penggalangan dana lebih dari US$5 miliar dari investor termasuk Google, Tencent Holdings Ltd., Astra International, KKR & Co., dan Warburg Pincus.

GoTo sendiri nantinya akan memiliki tiga unit bisnis: penyedia layanan transportasi online Gojek, bisnis e-commerce Tokopedia serta pembayaran dan layanan keuangan dengan judul Dompet Karya Anak Bangsa, atau DKAB.

William Tanuwijaya, CEO Tokopedia, disebut bakal terus memimpin perusahaan aplikasi belanja online yang ia dirikan pada 2009 tersebut dan co-CEO Gojek Kevin Aluwi akan terus memimpin Gojek.

[Gambas:Video CNN]

Sementara Andrea, selaku CEO Grup, akan mengepalai unit pembayaran dan layanan keuangan DKAB, kata sumber yang enggan identitasnya diungkapkan tersebut.

Sebelumnya Tokopedia dan Gojek sendiri dikabarkan tengah dalam tahap akhir untuk menyelesaikan kerja sama atau merger kedua perusahaan.

Dewan dan tim manajemen kedua perusahaan disebut-sebut telah menyetujui ketentuan merger. Mereka juga tengah mencari persetujuan terkait komposisi pemegang saham dan menargetkan tercapainya kesepakatan pada musim panas ini.

Terkait hal tersebut, hingga saat Tokopedia belum dapat memberikan komentar.

"Kami tidak dapat menanggapi spekulasi yang ada di pasar," VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak.

Sementara pihak Gojek belum membalas pertanyaan CNNIndonesia.com terkait kabar tersebut



(hrf/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK