Gibran Resmikan Rumah Melati Korem 074 Surakarta dan Shopee

Shopee, CNN Indonesia | Selasa, 11/05/2021 11:55 WIB
Korem 074 Surakarta bersama Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming meresmikan program Rumah Melati yang menyasar 28 rumah milik masyarakat berpenghasilan rendah. Korem 074 Surakarta bersama Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming meresmikan program Rumah Melati yang menyasar 28 rumah milik masyarakat berpenghasilan rendah. (Foto: Shopee)
Jakarta, CNN Indonesia --

Korem 074 Surakarta bersama Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming meresmikan program Rumah Melati (Menjadi Layak Tinggal) untuk tiga rumah pertama di Solo. Dari target 28 rumah, renovasi tiga rumah tak layak huni (RTLH) sudah selesai dan siap ditempati.

Pada kesempatan itu, Gibran Rakabuming menyampaikan terima kasih atas kerja sama dengan Korem 074 Surakarta. Ia mengatakan bahwa program RTLH muasalnya milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

"Atas bantuan Pak Danrem ada 28 rumah yang diperbaiki, saya sangat berterima kasih sekali, Pak. Ini sangat membantu warga ,dan alhamdulillah ada tiga rumah yang sudah selesai sebelum Lebaran jadi Lebaran dengan rumah yang baru. Maka seperti itu, semoga ke depan program-program seperti ini bisa diteruskan lagi dan bisa menyentuh orang lain-lain lagi," ungkap Gibran.


Korem 074 Surakarta Deddy Suryadi menjelaskan, program Rumah Melati yang dimulai di awal Ramadan ini menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap warga sekitar.

"Target kami ada 28 rumah tidak layak huni yang bisa kita perbaiki. Di penghujung bulan Ramadan ini, sudah ada 3 rumah warga yang selesai sebelum Idul Fitri. Dan kami bersyukur mendapatkan dukungan dari Pemkot Surakarta dan Shopee di program awal ini," katanya.

Lebih lanjut, Deddy memaparkan bahwa program yang didukung penuh oleh Pemkot Surakarta tersebut sekaligus sebagai sarana mendekatkan TNI dengan rakyat. Pasalnya, pembangunan atau renovasi dilakukan langsung oleh anggota TNI sebagai bentuk pengabdian.

"Besar harapan saya program ini dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman, sehingga anak-anak bisa bisa belajar dengan tenang tanpa takut bocor pada saat turun hujan," kata Deddy.

Agus Santoso, salah satu penerima manfaat bedah rumah menyampaikan syukur atas kehadiran program Rumah Melati yang menyasar masyarakat berpenghasilan rendah. 20 tahun menempati rumah di RT01/RW03 Kelurahan Banjasari itu, baru kali ini Agus dan istrinya Tris menyunggingkan senyum lebar. Atap yang dulu rentan bocor karena hanya ditutup aluminium, kini telah diperbaiki, lengkap dengan dinding batu bata dan keramik baru yang melapisi lantai rumah.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Korem 074 dan Shopee yang telah terlaksananya RTLH. Semoga bermanfaat bagi saya sekeluarga, selayaknya rumah yang siap dihuni," kata Agus.

Selain rumah Agus, renovasi yang dilakukan terhadap rumah Dahono Jokotejo di Begalon Panularan RT03/RW04 Kelurahan Panularan dan rumah Mawardi di RT01/RW 06 Kelurahan Serengan juga telah dituntaskan, sehingga siap dihuni.

(rea)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK