Cermat Lihat Peluang, Kursumawati Sukses Jadi Agen BRILink

BRI, CNN Indonesia | Kamis, 13/05/2021 18:19 WIB
Cermat memanfaatkan peluang yang ada, Kursumawati bergabung jadi Agen BRILink di Serbelawan sejak tiga tahun lalu. Ia kini memiliki dua kios laku pandai. Cermat memanfaatkan peluang yang ada, Kursumawati bergabung jadi Agen BRILink di Serbelawan sejak tiga tahun lalu. Ia kini memiliki dua kios laku pandai. *Foto: Arsip Bank BRI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Melihat celah peluang dari keterbatasan akses dan fasilitas perbankan di Serbelawan, Kabupaten Simalungun, Medan, Sumatera Utara, Kursumawati memutuskan bergabung menjadi Agen BRILink sejak tiga tahun lalu. Hal itu ia lakukan bersama dengan membuka usaha aksesoris telepon seluler.

"Tahun 2018 saya pindah ke Medan, Sumatera Utara, saya coba buka lagi Agen BRILink secara kecil-kecilan," kata Kursumawati membuka kisah.

Kursumawati menjelaskan, masyarakat yang hendak mengakses layanan perbankan via kantor dan ATM terdekat harus menempuh jarak dengan waktu 30 menit. Kondisi ini kerap dirasa mengganggu, terlebih jika masyarakat membutuhkan uang cepat atau harus bertransaksi untuk kebutuhan darurat.


Selain itu, di kawasan tempat tinggal Kursumawati ada banyak pekerja perkebunan negara, juga dari perusahaan-perusahaan lain yang setiap bulan pasti membutuhkan transaksi keuangan.

"Tahun 2018 itu dari mulai transaksi yang sangat sedikit, lalu berkembang tahun 2019 mulai banyak pelanggannya," ujar Kursumawati.

Kehadiran Kios BRILink Kursumawati disambut positif oleh warga setempat. Segala transaksi keuangan yang biasanya perlu cukup banyak waktu, kini bisa diselesaikan dengan cepat dan mudah.

Pengaruh Kios BRILink Kursumawati terlihat dari volume transaksi yang didapat per bulan. Wanita 38 tahun itu menyebut, rata-rata volume transaksi dalam masa pembayaran gaji setiap bulan mencapai Rp3,6 miliar. Transaksi tersebut dilakukan oleh sekitar 900 orang langganan Kursumawati.

"Kalau uang saya habis saya balik lagi ke ATM yang jaraknya lumayan sekitar setengah jam untuk ambil uangnya, lalu balik lagi ke kebun. Saya biasa menggunakan sepeda motor, karena jalannya jelek," katanya.

Cermat memanfaatkan peluang yang ada, Kursumawati kini memiliki dua kios laku pandai, di Serbelawan dan di Siantar Plaza, Pematang Siantar.

"Sekarang saya pegang dua kios Agen BRILink, karena yang satunya sudah ramai jadi saya suruh suami saya untuk buka BRILink di Plaza Pematang Siantar. Selama ini Agen BRILink tidak ada di plaza, jadi kita buka di situ sudah berjalan enam bulan," ujarnya.

Tak sendirian, Kursumawati juga memperkerjakan empat karyawan yang ditugaskan mengambil uang ke BRI, serta melayani transaksi nasabah. Setiap hari, Kursumawati mendapatkan penghasilan sekitar Rp1 juta sampau Rp2 juta dari kedua kios itu.

"Berkat menjadi agen BRILink Saya sudah beli ruko meskipun masih cicilan di bank. Saya juga bisa menyekolahkan anak saya, kan dalam waktu dekat akan kuliah. Anak saya dua," pungkasnya.

(rea)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK