Usai Merger, GoTo Bakal Tawarkan Saham ke Publik Tahun Ini

CNN Indonesia | Selasa, 18/05/2021 15:32 WIB
GoTo, hasil kolaborasi Gojek-Tokopedia berencana untuk melantai di bursa saham tahun ini. GoTo, hasil kolaborasi Gojek-Tokopedia berencana untuk melantai di bursa saham tahun ini.(Gojek).
Jakarta, CNN Indonesia --

GoTo, hasil kolaborasi Gojek-Tokopedia segera melantai di bursa saham atau Initial Public Offering (IPO) pada tahun ini. Namun, belum ada informasi kapan waktu pasti aksi melantai tersebut.

"Kami ada rencana melantai di bursa dalam waktu dekat, kami harap masyarakat mendukung. Tapi untuk (waktu pasti) itu mungkin tunggu tanggal mainnya, kita tunggu dalam waktu dekat," ujar Co-Founder dan CEO Gojek Kevin Aluwi di Today Power Lunch CNBC Indonesia, Selasa (18/5).

Saat ini, sambung Kevin, kedua belah pihak masih menggodok rencana penawaran saham ke publik secara internal. Kevin mengatakan aksi korporasi ini akan berdampak pada peningkatan skala bisnis kedua perusahaan.


Selain itu, bisa mengakselerasi pangsa pasar di Indonesia. Untuk itu, penawaran saham ke publik ini menjadi fokus bisnis GoTo dalam jangka pendek.

Co-Founder dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya menambahkan, GoTo ingin segera menawarkan saham ke publik karena ini merupakan mimpi lama perusahaan. Setelah berkolaborasi, harapannya mimpi ini segera terwujud.

Mimpi itu, sambungnya, bukan sekadar membesarkan perusahaan, tapi juga membuat masyarakat Indonesia juga bisa memiliki saham di GoTo. Khususnya, para mitra perusahaan, seperti pemilik toko (merchant) hingga pengemudi (driver) online.

"Kenapa ini penting? Karena mimpi ini, kami ingin mitra kami, driver, merchant, dan masyarakat Indonesia bisa menjadi pemegang saham kami," ujar William pada kesempatan yang sama.

Di luar rencana IPO, William mengatakan GoTo juga menyiapkan target jangka panjang, yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi tanah air melalui pengembangan usaha lokal.

"Jangka panjangnya untuk dorong ekonomi bangsa, khususnya saat pandemi ini, akselerasi sudah ada, dan ini harus bisa jadi kebangkitan. Kita berharap kita benar-benar bisa jadi bagian dari pemulihan ekonomi nasional," pungkasnya.

Sebagai informasi, Gojek dan Tokopedia sudah resmi mengumumkan kolaborasinya melalui merger ke Grup GoTo pada Senin kemarin. Perusahaan mengklaim kolaborasi ini menjadi yang terbesar di Indonesia sekaligus kolaborasi terbesar antar dua perusahaan internet dan layanan media di Asia pada saat ini.

[Gambas:Video CNN]



(uli/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK