Realisasi PEN Baru 27,9 Persen per 28 Mei 2021

CNN Indonesia | Kamis, 03/06/2021 18:42 WIB
Kementerian Keuangan mencatat realisasi dana PEN mencapai Rp195,05 triliun atau 27,9 persen dari pagu anggaran Rp699,43 triliun per 28 Mei 2021. Kementerian Keuangan mencatat realisasi dana PEN mencapai Rp195,05 triliun atau 27,9 persen dari pagu anggaran Rp699,43 triliun per 28 Mei 2021.(ANTARA FOTO/Aprillio Akbar).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Keuangan mencatat realisasi dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) mencapai Rp195,05 triliun atau 27,9 persen dari pagu anggaran Rp699,43 triliun, per 28 Mei 2021.

Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kemenkeu Kunta Wibawa Dasa Nugraha merincikan untuk sektor kesehatan, realisasi pagu mencapai Rp31,79 triliun atau 18,4 persen dari total pagu senilai Rp175,84 triliun.

Kemudian, untuk program perlindungan sosial catatan realisasi mencapai 38,9 persen atau terserap Rp57,71 triliun dari pagu Rp148,27 triliun.


"Sampai saat ini, realisasi PEN per 28 Mei mencapai 27,9 persen, cukup signifikan karena baru 5 bulan sudah mencapai segini," kata Kunta pada virtual webinar bertajuk Meningkatkan Efektivitas Program Pemulihan Ekonomi Nasional, Kamis (3/6).

Untuk program dukungan UMKM dan Korporasi, realisasi tercatat sebesar 21,8 persen dari pagu atau Rp42,23 triliun dari total Rp193,74 triliun. Kemudian, untuk program prioritas seperti padat karya, sektor pariwisata dan lainnya realisasi tercatat sebesar 26,4 persen atau Rp33,82 triliun dari total Rp127,85 triliun.

Lalu, untuk insentif usaha serapan tercatat paling besar atau 52 persen, sebesar Rp29,51 triliun dari pagu Rp56,73 triliun.

Kunta mengatakan pihaknya terus memonitor pencairan dan mengevaluasi program mana saja yang tidak berjalan sesuai harapan. Bila diperlukan, ia menyebut anggaran bisa dipindahkan ke program lain yang lebih membutuhkan.

"Atau untuk program baru lain yang perlu didorong agar ekonomi lebih baik," pungkasnya.

Seperti diketahui, 2021 merupakan tahun kedua pemerintah mengeluarkan anggaran PEN untuk mengatasi dampak dari pandemi covid-19. Pada 2020, PEN dianggarkan sebesar Rp695,2 triliun.

[Gambas:Video CNN]



(wel/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK