Syukur Pemilik Sarita Ampyang Terima BIP dari Kemenparekraf

Kemenparekraf, CNN Indonesia | Sabtu, 05/06/2021 12:54 WIB
Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) dinilai sebagai terobosan yang dapat menjadi salah satu solusi, terlebih bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno bersama Ita Syarifah pemilik Sarita Ampyang yang mendapatkan Bantuan Insentif Pemerintah (BIP). (Foto: Arsip Kemenparekraf)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hadir di acara sosialisasi Bantuan Intensif Pemerintah di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah pada Jumat (4/6), Ita Syarifah tak kuasa menahan senyum kala mendengar namanya disebutkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.

Dari atas panggung, Ita yang memiliki usaha Sarita Ampyang menuturkan bahwa bisnisnya kian gemilang setelah mendapatkan dukungan Sandiaga sejak beberapa waktu. Dia menyebut jumlah pesanan yang masuk meningkat drastis, terlebih pada periode Ramadan lalu.

"Matur nuhun (terima kasih) Pak, setelah bertemu Bapak kemarin ampyang ini melejit (penjualannya)," kata Ita.


Begitu banyak pesanan yang masuk, Ita mengaku tak sempat beristirahat. Pada bulan April, lanjutnya, penjualan Sarita Ampyang yang dibuat dari kacang tanah dan gula merah berhasil mencapai satu ton.

Menurut Sandiaga, Sarita Ampyang menjadi salah satu bukti keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat.

"Ini yang betul-betul kita harapkan, Bantuan Insentif Pemerintah bisa kita dorong. Kenapa tahun ini kita tingkatkan tiga kali lipat jumlahnya? Tiga kali lipat ini karena kita melihat contoh yang betul-betul konkret dan riil kehadiran kebijakan pemerintah," ujarnya.

Lebih lanjut Sandiaga menegaskan, pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif harus dilakukan dengan strategi di luar kebiasaan. Adaptasi, inovasi, dan kolaborasi harus dihadirkan untuk mendukung masyarakat parekraf yang terimbas dampak pandemi.

"Oleh karena itu, di tengah pandemi dan sulitnya ekonomi kita tidak bisa business as usual, tidak bisa cara-cara lama dalam menggerakkan ekonomi kita, dalam cara kita bertahan, dalam cara kita mengambil peluang, ini harus kita lakukan terobosan-terobosan," kata Sandiaga.

Dia menilai BIP sebagai terobosan yang dapat menjadi salah satu solusi, terlebih bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang sungguh-sungguh membutuhkan.

Sebelumnya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah membuka pendaftaran Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) bagi pelaku usaha parekraf sejak 4 Juni hingga 4 Juli mendatang. Bantuan permodalan yang terbagi dalam dua kategori, yakni reguler dan jaring pengaman usaha (JPU) itu akan disalurkan kepada tujuh sektor ekonomi kreatif, antara lain aplikasi digital, pengembangan permainan, fesyen, kriya, kuliner, film, dan sektor pariwisata.

(rea)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK