Yusuf Mansur Gelontorkan Rp80 M Beli Saham Bank MNC

CNN Indonesia | Selasa, 22/06/2021 18:54 WIB
Ustaz Yusuf Mansur mengatakan konsorsiumnya membeli 250 juta saham Bank MNC Internasional dengan harga Rp322 per saham. Ustaz Yusuf Mansur mengatakan konsorsiumnya membeli 250 juta saham Bank MNC Internasional dengan harga Rp322 per saham.(CNN Indonesia/Farid).
Jakarta, CNN Indonesia --

Ustaz Yusuf Mansur mengatakan konsorsium membeli 250 juta saham PT Bank MNC Internasional Tbk dengan harga Rp322 per saham. Artinya, dana yang dikeluarkan sebesar Rp80,5 miliar.

"Iya benar (beli di harga Rp322 per saham)," ucap Yusuf kepada CNNIndonesia.com, Selasa (22/6).

Ia mengatakan konsorsiumnya akan membeli lagi (top up) saham Bank MNC Internasional. Namun, Yusuf tak merinci berapa saham yang akan dibeli dan dana yang disiapkan.


"Soal top up berapa ya nanti tunggu rezeki ya, doain ya," ujar Yusuf.

Menurut Yusuf, pembelian saham ini 'hitung-hitung' sebagai investasi jangka panjang. Terlebih, Bank MNC Internasional dinilai memiliki potensi cukup bagus karena telah mendapatkan izin memberikan layanan digital.

"Menabung, investasi begitu. Niatnya untuk memiliki, bukan cuan begitu. Tapi Insya Allah niatnya bukan di situ, tapi pertumbuhan pengguna, pemakai, customer di Bank MNC Internasional," kata Yusuf.

Ia mengatakan salah satu alasan membeli saham di Bank MNC Internasional karena perusahaan berada di dalam lingkup MNC Grup yang memiliki ekosistem cukup bagus.

Ekosistem grup itu berisi deretan artis ternama hingga yang baru terjun ke dunia hiburan. Selain itu, bisnis MNC Grup sendiri juga beragam. Selain ada hiburan, MNC Grup juga memiliki bisnis di sektor media atau pemberitaan.

"Jadi mendukung untuk campaign, edukasi gitu ya terkait layanan perbankan digital motion banking," ujar Yusuf.

Lalu, dengan statusnya sebagai bank digital, Bank MNC Internasional juga diklaim akan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin membuka rekening. Pasalnya, masyarakat tak perlu ke cabang untuk menjadi nasabah Bank MNC Internasional.

"Hebat sekali membuat satu Indonesia tidak ada halangan lagi menjadi nasabah. Seluruh layanan terhubung ke Dukcapil, tidak ada verifikasi lewat telepon atau WhatsApp," jelas Yusuf.

[Gambas:Video CNN]



(aud/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK