Klaim Cukup, Asosiasi Gas Punya Stok Tabung Oksigen 2.000

cnn, CNN Indonesia | Kamis, 24/06/2021 15:01 WIB
Asosiasi Gas Industri Indonesia mencatat ketersediaan stok tabung gas oksigen cukup untuk mengantisipasi lonjakan permintaan karena naiknya kasus covid-19. Asosiasi Gas Industri Indonesia mencatat ketersediaan stok tabung gas oksigen cukup untuk mengantisipasi lonjakan permintaan karena naiknya kasus covid-19.Ilustrasi.(CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia --

Asosiasi Gas Industri Indonesia (AGII) mencatat ketersediaan stok tabung gas oksigen mencapai 2.000. Pasokan ini bisa digunakan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan akibat kenaikan kasus covid-19 di Indonesia.

Ketua Umum AGII Arief Harsoni mengungkap tambahan pasokan akan datang lagi pada Juli mendatang.

"Pada Juli akan datang lagi tambahan tabung gas, sehingga kami pastikan ketersediaan tabung gas oksigen untuk medis tercukupi," katanya, dikutip dari Antara, Kamis (24/6).


Pihaknya juga terus memastikan stok regulator tabung karena merupakan komponen penting yang ketersediaannya harus selalu dijaga dalam mengantisipasi lonjakan jumlah kasus covid-19.

"Kami juga terus cek regulator, karena merupakan komponen penting bagi tabung oksigen," ujar Arief.

Di sisi lain, Kementerian Perindustrian menegaskan pasokan tabung gas pun tercukupi.

"Intinya tidak ada kelangkaan tabung oksigen, karena tabung oksigen cukup dan tersedia mengantisipasi lonjakan permintaan," kata Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri.

Febri memaparkan saat melakukan persiapan bantuan oksigen ke India, Kemenperin sudah mengantisipasi dan menjamin kebutuhan dalam negeri terpenuhi kalau ada peningkatan kasus covid-19.

"Bantuan yang diberikan sebanyak 3.400 tabung, atau hanya 0,05 persen dari stok tabung nasional. Jadi tabung oksigen cukup tersedia," ujar Febri.

Sementara itu, saat ini kapasitas produksi gas oksigen di Indonesia 650 juta ton per tahun, sebanyak 300 juta ton per tahun terintegrasi dengan pengguna.

Saat ini utilisasi rata-rata industri gas oksigen sekitar 80 persen karena sangat tergantung lokasi. Untuk tahun ini hingga Juni 2021 tercatat sudah ada tujuh juta liter oksigen yang dipesan.

Produksi dan distribusi gas oksigen diprioritaskan untuk kebutuhan rumah sakit dan fasilitas kesehatan dalam menangani lonjakan kasus covid-19. Sedangkan, gas oksigen untuk kebutuhan industri disalurkan setelah kebutuhan untuk rumah sakit atau fasilitas kesehatan terpenuhi dan hingga saat ini pengaturan keduanya masih terkendali.

[Gambas:Video CNN]



(age/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK