Kisah Haeruddin: JKN-KIS Program Penyelamat Keluarga

BPJS Kesehatan, CNN Indonesia | Jumat, 30/07/2021 13:15 WIB
Haeruddin, warga Depok, merasakan manfaat jaminan kesehatan keluarga oleh JKN-KIS saat istri melahirkan sang buah hati. Haeruddin, warga Depok, merasakan manfaat jaminan kesehatan keluarga oleh JKN-KIS saat istri melahirkan sang buah hati. (Dok. BPJS Kesehatan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) memberikan layanan kesehatan keluarga. Layanan ini juga meliputi persalinan hingga kesehatan anak.

Haeruddin, warga Depok, merasakan manfaat jaminan kesehatan keluarga oleh JKN-KIS ini. Ia mengaku memanfaatkan layanan kesehatan ini sejak sejak terdaftar menjadi peserta JKN-KIS, baik saat melakukan pengobatan di klinik maupun di rumah sakit. Terakhir keluarga Haerudin merasakannya saat istri Haerudin melahirkan buah hati mereka.

Saat itu Istrinya bisa segera ditangani oleh dokter dan persalinan pun berjalan lancar. Menurutnya hal itu membuat dirinya sangat bahagia karena selain membantu pemulihan istrinya, anaknya pun lahir dalam kondisi yang sehat.


"Kami merasa sangat bersyukur telah menjadi peserta JKN-KIS. Istri saya juga merasa puas dengan pelayanan yang diberikan kepadanya. Katanya ia merasa nyaman selama menjalani pengobatan jadi pikirannya bisa terjaga dengan baik, sehingga membantu kelancaran persalinan," ujarnya ketika bertandang ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Depok pada Kamis lalu (22/7).

Kini di tengah pandemi Covid-19, Haeruddin, mengaku merasa terlayani dengan baik untuk urusan layanan kesehatan memakai JKN-KIS. Apalagi kesehatan merupakan perkara penting melewati masa pandemi ini. JKN-KIS pun menyediakan layanan dengan harga terjangkau.

"Keluarga saya beberapa kali terselamatkan oleh Program JKN-KIS. Sejujurnya tanpa Program JKN-KIS, pasti keluarga saya akan kesulitan untuk berobat. Dengan kondisi pendapatan keluarga kami yang terbatas terutama selama masa pandemi Covid-19 yang melanda saat ini, kami pasti akan kesulitan terutama masalah biaya pengobatan," ucap dia

(ary/vws)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK