Bio Farma Salurkan 129 Juta Vaksin Covid-19 hingga Agustus

CNN Indonesia
Rabu, 01 Sep 2021 17:39 WIB
PT Bio Farma (Persero) sudah mendistribusikan 129.891.072 dosis vaksin covid-19 selama periode Januari 2021 hingga Agustus 2021. PT Bio Farma (Persero) sudah mendistribusikan 129.891.072 dosis vaksin covid-19 selama periode Januari 2021 hingga Agustus 2021. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa).
Bandung, CNN Indonesia --

PT Bio Farma (Persero) sudah mendistribusikan 129.891.072 dosis vaksin covid-19 ke seluruh provinsi di Indonesia selama periode Januari 2021 hingga Agustus 2021.

"Selama Agustus 2021 ini, Bio Farma sudah mendistribusikan sebanyak kurang lebih 42.860.100 dosis vaksin Covid-19," kata Sekretaris Perusahaan sekaligus Juru Bicara Bio Farma, Bambang Heriyanto melalui keterangan tertulis, Rabu (1/9).

Bambang menuturkan, per 1 September 2021, pihaknya akan mendistribusikan sebanyak 3.064.640 dosis ke 32 provinsi di Indonesia.


Bambang menjelaskan vaksin covid-19 ini terdiri dari berbagai macam platform dari beberapa produsen. Dalam hal ini, vaksin ada yang didapat langsung secara bilateral dengan perusahaan maupun melalui mekanisme dose share antara pemerintah Indonesia dengan negara lain.

Seluruh vaksin covid-19 yang sudah terdistribusi tersebut terdiri dari Covid-19 Bio Farma sebanyak 90.368.340 dosis, AstraZeneca (Covax, B2B, dan Hibah) 16.518.784, CoronaVac 1 dosis sebanyak 3 juta dosis, Moderna 7.563.318, Coronavac 2 dosis sebanyak 9.990.344, dan Sinopharm berupa hibah sebanyak 499.886 dosis.

Bambang mengatakan pelaksanaan distribusi covid-19 berdasarkan pada alokasi dan permintaan dari Kementerian Kesehatan. Pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mendistribusikan sesuai prioritas dan sasaran daerah yang telah ditetapkan.

"Selain hal tersebut, dalam pendistribusian, tetap harus memperhatikan ketersediaan atau stok vaksin yang siap didistribusikan atau sudah mendapatkan lot rilis dari Badan POM," ujarnya.

Bambang menambahkan, per September 2021 ini, vaksin yang siap untuk dikirim kembali oleh Bio Farma ke seluruh provinsi di Indonesia mencapai 18 juta dosis.

Kemudian,pada September ini akan ada lagi tambahan pasokan vaksin covid-19 dari produksi Bio Farma sebanyak 23.280.000 juta dosis, dan juga tambahan produk jadi Vaksin CoronoVac sebanyak 25 juta dosis.

"Ini belum termasuk dengan tambahan vaksin dari skema multilateral Covax/Gavi, bilateral maupun donasi bilateral lainnya yang akan datang juga selama bulan September 2021," tutur Bambang.

Adapun pada Agustus 2021, Indonesia kembali menerima tambahan vaksin pengiriman ke-43 s.d 45 pada periode 27-30 Agustus 2021.

Vaksin-vaksin tersebut antara lain, vaksin CoronaVac 2 dosis (finish product) sebanyak 5 juta dosis, vaksin AstraZeneca dengan B2B sebanyak 1,08 juta dosis dan bulk vaksin covid-19 dari Sinovac sebanyak 9,2 juta dosis.

Sementara pada September 2021, Indonesia akan mendapatkan tambahan vaksin CoronaVac 2 dosis berupa finish product sebanyak 25 juta dosis vaksin, dan juga tambahan beberapa vaksin lainnya baik dari skema multilateral Covax/Gavi, bilateral maupun donasi bilateral lainnya.

Dengan demikian, total ketersediaan stok vaksin di Indonesia untuk suplai bulan September diperkirakan bisa mencapai lebih dari 70 juta dosis. Kedatangan vaksin pada September ini diawali dengan masuknya vaksin AstraZeneca skema bilateral pada 1 September 2021 sebanyak 583.400 dosis.

Sampai dengan akhir Agustus 2021, vaksin covid-19 yang sudah diamankan oleh Indonesia sebanyak 217.936.360 dosis, dengan perincian dalam bentuk bulk 153.900.280 dosis dan finish product 64.036.080 dosis.

[Gambas:Video CNN]



(hyg/sfr)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER