BPJS Ketenagakerjaan Bidik Kepesertaan Driver Ojol

CNN Indonesia | Kamis, 16/09/2021 05:49 WIB
BPJS Ketenagakerjaan membidik pekerja informal seperti pegawai marketplace, driver ojek online (ojol), pekerja UKM, guru non-ASN, hingga petani dan nelayan. BPJS Ketenagakerjaan membidik pekerja informal seperti pegawai marketplace, driver ojek online (ojol), pekerja UKM, guru non-ASN, hingga petani dan nelayan. Ilustrasi. ( Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo menyatakan pihaknya membuat program prioritas kepersertaan yang membidik pekerja informal seperti pegawai marketplace, driver ojek online (ojol), pekerja UKM, guru non-ASN, hingga petani dan nelayan.

Selain itu, pihaknya juga ingin mengejar kepesertaan dari kalangan pekerja kontraktor mandiri millennial yang dikenal dengan gig worker.

"Segmen bukan penerima upah banyak yang namanya gig workers, yang di platform-platform memang mereka kerja tidak ada ikatan kontrak tapi mereka adalah pekerja dan ini yang kami coba garap dengan fintech dan e-commerce," jelasnya pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI, Rabu (15/9).


Ia kemudian memberikan contoh melihat kesempatan bekerja sama dengan salah satu marketplace, Tokopedia, dengan menawarkan kepesertaan untuk pemilik lapak atau karyawan mereka.

Menurut Anggoro, Tokopedia memiliki 11 juta merchant mitra yang bisa dikerjasamakan dengan BPJS Ketenagakerjaan. Sedangkan untuk driver ojol ia mengaku membidik 1,7 juta pekerja dari sana.

Pada kesempatan sama, Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PAN Saleh Daulay mengingatkan direksi BPJS Ketenagakerjaan agar tidak hanya membidik jumlah kepesertaan saja, namun tingkat keaktifan peserta.

Pasalnya, ia menyebut hampir setengah dari jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan saat ini tidak aktif. Karena itu, ia mengingatkan agar rekrutmen kepesertaan baru juga diikuti dengan usaha mengaktifkan peserta yang sudah ada.

"Data yang disampaikan direktur kepesertaan yang aktif 29,2 juta, yang tidak aktif 20,7 juta. Lalu, tadi Pak Dirut juga menyatakan akan membuka akses garap UMKM mendaftar semua. Saya khawatir ini tercapai karena yang ada saja enggak aktif hampir setengahnya," beber dia.

[Gambas:Video CNN]



(wel/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK