Biotis Buka Ruang Harga Vaksin Merah Putih di Bawah Rp71 Ribu

Safyra Primadhyta, CNN Indonesia | Kamis, 16/09/2021 15:49 WIB
PT Biotis Pharmaceutical Indonesia Indonesia memperkirakan fase uji klinis tahap tiga vaksin merah putih dilakukan pada April 2022. PT Biotis Pharmaceutical Indonesia Indonesia memperkirakan fase uji klinis tahap tiga vaksin merah putih dilakukan pada April 2022. Ilustrasi. (iStock/FilippoBacci).
Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur Utama PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia FX Sudirman memproyeksikan harga vaksin merah putih produksi Biotis-Universitas Airlangga bakal terjangkau di bawah US$5 per suntik atau setara Rp71 ribu (kurs Rp14.200).

"Mudah-mudahan kami bisa melakukan atau mengembangkan vaksin dan memproduksi vaksin dengan harga yang terjangkau dan semoga (harganya) kurang dari US$5," ucap Sudirman dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI, Rabu (15/9).

Sudirman memproyeksikan fase uji klinis tahap tiga vaksin merah putih bakal dilakukan pada April tahun depan dan segera mendapat izin penggunaan darurat (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).


"Kami berharap mendapatkan data interim report uji klinis fase tiga untuk mendapat EUA di bulan April, dan kami berharap paling lambat Juli 2022 vaksin kami sudah bisa dipakai oleh masyarakat Indonesia," bebernya.

Menurut pemaparannya, vaksin buatan anak bangsa ini telah mendapat banyak dukungan dari berbagai pemangku kepentingan. Pihaknya juga telah bekerja sama dengan Balitbang Kemenkes sejak proses uji klinis dimulai.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan BRIN saat fase non klinik dan preklinik. Sejauh ini, Sudirman mengaku ada hasil yang baik di setiap fase pengembangan vaksin Merah Putih.

"Tentu BPOM yang mendukung dan mengawasi, membimbing kami supaya bisa memenuhi regulasi atau persyaratan teknis yang diperlukan oleh pabrik vaksin. Sampai hari ini hasilnya baik," kata Sudirman.

Sebelumnya, pengembangan vaksin merah putih menggunakan sampel virus covid-19 yang ada di Indonesia sehingga diharapkan lebih cocok dan efektif bagi warga Indonesia.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan estimasi kapasitas produksi vaksin dalam negeri sebanyak 462 juta dosis. Pihaknya juga telah merinci timeline pengembangan vaksin dalam negeri untuk Januari-Desember 2022.

Rencananya, vaksin merah putih dari Unair dengan platform inactivated virus dan vaksin merah putih buatan LBM Eijkman dengan platform protein based akan diproduksi setidaknya 120 juta dosis selama 2022.

[Gambas:Video CNN]



(wel/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK