Bangun Kompleks Olahraga, Freeport Bantu Pon XX Papua

Freeport, CNN Indonesia | Sabtu, 25/09/2021 19:51 WIB
PT Freeport Indonesia mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional XX di Papua pada 2-15 Oktober mendatang melalui pembangunan kompleks olahraga di Mimika. PT Freeport Indonesia mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional XX di Papua pada 2-15 Oktober mendatang melalui pembangunan kompleks olahraga di Mimika. (Foto: PT Freeport Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Freeport Indonesia mendukung penyelenggaraan kegiatan berskala nasional Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua pada 2-15 Oktober mendatang melalui pembangunan kompleks olahraga di Mimika.

Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia Riza Pratama menjalaskan, pihaknya berkomitmen kuat untuk menyukseskan PON sejak Papua ditetapkan sebagai tuan rumah pada 2013 lain.

Selain pembangunan kompleks olahraga senilai US$33 juta itu, PT Freeport juga akan membantu PB PN dalam mobilisasi peralatan pertandingan cabang olahraga di klaster Mimika, yaitu Mimika Sports Complex terletak di Jalan Poros Timika-Sp5, Timika. Kompleks ini ini mulai dibangun pada 2014, dan selesai pada 2018.


Komplek olahraga yang dibangun di lahan seluas 12,5 hektare di Jalan Poros Timika-Sp5 ini menelan biaya US$33 juta atau lebih dari Rp400 miliar. Komplek olahraga juga dilengkapi fasilitas indoor dan outdoor stadium ini dibangun pada 2014, dan tuntas pada 2918,

Kompleks olahraga ini sekaligus memiliki beberapa sarana dan prasarana pendukung, yaitu indoor stadium, outdoor stadium, dan asrama.

Untuk indoor stadium, memiliki kapasitas 5.000 orang dan diperuntukkan untuk olahraga bola voli, basket, dan bulu tangkis. Sementara, outdoor stadium memiliki beragam fasilitas untuk lempar lembing, lompat jauh, lompat tinggi, tolak peluru. Kemudian, juga lari jarak pendek, jarak menengah, lintasan lari sintetis 400 meter untuk pemanasan/latihan standar internasional, lintasan lari jarak pendek dan lompat jauh 200 meter.

Stadion ini disebut bisa menampung 2.000 penonton di tribun barat dan 1.300 orang di tribun timur.

Riza menambahkan, juga terdapat asrama yang dibagi menjadi dua gedung berkapasitas masing-masing 50 orang putra dan putri, serta untuk official. Asrama dipastikan dilengkapi dengan gymnasium kecil untuk olahraga, tempat ibadah, dan ruang rekreasi.

"Hal ini merupakan salah satu kontribusi PTFI untuk ikut menumbuhkembangkan talenta-talenta olahraga dari tanah Papua, yang mampu berprestasi di tingkat nasional dan internasional," kata Riza.

(rea/rea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK