The Fed Larang Pejabat Senior The Fed Beli Saham

CNN Indonesia
Jumat, 22 Oct 2021 20:48 WIB
The Fed melarang pejabat senior dan pembuat kebijakan membeli saham, surat utang, dan reksa dana buntut kasus Kepala Regional The Fed Boston dan Dallas. The Fed melarang pejabat senior dan pembuat kebijakan membeli saham, surat utang, dan reksa dana buntut kasus Kepala Regional The Fed Boston dan Dallas. (AFP/Alex Wong).
Jakarta, CNN Indonesia --

Bank Sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve atau The Fed mengumumkan kebijakan baru, yakni melarang pembuat kebijakan dan pejabat senior membeli saham secara perorangan dan obligasi (surat utang), termasuk perdagangan aktif saham.

The Fed bahkan akan meningkatkan frekuensi pelaporan dan pengungkapan publik sebagai imbas dari kontroversi sejumlah pejabat senior dalam perdagangan saham.

Aturan tersebut juga akan membatasi pembelian instrumen keuangan sejenis, yakni reksa dana. Chairman The Fed Jerome Powell mengatakan aturan ini untuk memastikan para pejabat senior fokus melayani institusinya, yakni bank sentral.


Kebijakan tersebut juga dimaksudkan untuk menghindari konflik kepentingan. Pembuat kebijakan dan senior staf secara umum akan diwajibkan untuk melaporkan pembelian dan penjualan saham sebelum 45 hari. Mereka juga akan diminta untuk memegang investasi minimal satu tahun.

"Tidak ada penjualan dan pembelian yang akan diizinkan selama masa pasar yang stres," ujar The Fed dikutip dari CNN Business, Jumat (22/10).

Pembatasan ini berlaku untuk pejabat sektor perbankan The Fed di regional dan juga pimpinan gubernur. Kebijakan ini juga akan melarang pejabat untuk memegang investasi berupa obligasi, hingga produk turunannya di agen sekuritas.

Sebelumnya, Kepala Regional The Fed wilayah Boston dan Dallas mengumumkan pensiun dini pasca kritik yang diterima dalam perdagangan.

Skandal ini mengancam Powell dalam melanjutkan jabatannya 4 tahun ke depan. Walau jabatannya berakhir Februari, namun hingga saat ini Gedung Putih masih belum memberikan keputusannya.

Senator AS Elizabeth Warren dalam cuitannya mengkritik seharusnya pejabat The Fed dilarang berdagang saham perseorangan.

"Tidak ada reformasi tanpa akuntabilitas. Ini berarti petunjuk kode etik harus dirilis ke publik," cuitnya.

Akibat aturan ini, setiap kepala regional The Fed akan diminta membuka transaksi keuangannya dalam 30 hari ke depan. The Fed mengatakan aturan ini akan dibentuk dalam beberapa bulan ke depan.

CEO Better Markets Dennis Kelleher mengatakan perubahan yang diumumkan hari ini oleh The Fed akan menjadi awal yang baik, namun ia mengingatkan bank sentral untuk tidak bertindak terlalu jauh.

Menurutnya, aturan ini juga harus menjerat siapapun yang ada di The Fed yang berpotensi memberikan informasi pasar. Ia pun mengimbau seluruh pejabat senior dilarang dalam perdagangan saham.

Kelleher juga meminta The Fed untuk membuka seluruh informasi dan dokumen terkait pejabat yang melakukan perdagangan saham di tengah pandemi.

[Gambas:Video CNN]



(fry/bir)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER