Kadin Akui Ada Perusahaan yang Baru Susun Skala Upah di Atas UMP

CNN Indonesia
Minggu, 21 Nov 2021 16:46 WIB
Anggota Kadin Indonesia Bidang Kebijakan Moneter dan Jasa Keuangan Ajib Hamdani mengakui ada sejumlah perusahaan yang baru menyusun skala upah di atas UMP. Ilustrasi. (Istockphoto/Vergani_Fotografia)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kalangan pengusaha mengakui ada perusahaan yang baru menyusun struktur dan skala upah bagi pekerja atau buruh dengan masa kerja di atas satu tahun. Penyusunan dilakukan karena mereka tak boleh memberi gaji setara upah minimum kepada pekerja di atas satu tahun.

Hal ini diungkap oleh Anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Kebijakan Moneter dan Jasa Keuangan Ajib Hamdani. Menurutnya, penyusunan baru dilakukan karena pemerintah telah menerbitkan Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Begitu juga dengan aturan turunannya berupa Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. Intinya, perusahaan harus membuat struktur dan skala upah yang proporsional sesuai kemampuan perusahaan dan produktivitas.


"Jadi perusahaan sebagian sudah mulai menyusun struktur dan skala gaji karyawan sesuai masa kerja, pendidikan, dan kompetensinya," ucap Ajib kepada CNNIndonesia.com, Minggu (21/11).

Kendati baru menyusun, namun Ajib menilai aturan baru ini menjadi jalan keluar yang adil bagi pekerja maupun perusahaan alias win win solution. Sebab, pekerja jadi bisa digaji dengan lebih berdasarkan produktivitasnya, sementara pengusaha bisa membuat alokasi gaji yang lebih proporsional sesuai kemampuan perusahaan.

"UU Cipta Kerja ini spirit-nya mengutamakan jalan tengah terbaik untuk karyawan dan pengusaha," imbuhnya.

Namun, ia meminta pemerintah turut membantu pengusaha dalam sosialisasi aturan ini. Harapannya, agar aturan ini benar-benar bisa diterapkan segera dan tidak membuat perusahaan menanggung sanksi bila tidak tahu.

Apalagi, menurutnya, pemerintah menyiapkan sanksi yang cukup berat, yaitu hukuman pidana maksimal empat tahun dan denda berkisar Rp100 juta sampai Rp400 juta.

"Meski sanksi ini sebenarnya ada tahapannya, mulai dari denda, teguran tertulis, pembatasan produksi, dan sebagainya," ujarnya.

Sementara Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Dki Jakarta Sarman Simanjorang mengklaim aturan struktur dan skala upah telah diterapkan olehnya dan sebagian besar pengusaha kelas menengah ke atas.

Sebab, menurutnya, aturan ini sebenarnya tidak terlalu baru karena sudah ada di Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Hanya saja, struktur dan skala upah berdasarkan golongan, jabatan, masa kerja, pendidikan, dan kompetensi di aturan yang lama. Sedangkan di aturan baru lebih ke kemampuan perusahaan dan produktivitas.

"Jadi saya rasa semua perusahaan sudah tahu, apalagi yang perusahaan besar, meski aturannya agak beda. Tapi kalau memang masih ada (perusahaan) yang beri gaji sesuai UMP, itu berarti dewan pengawas yang perlu monitoring," jelas Sarman.

Lebih lanjut, menurutnya, aturan baru soal struktur dan skala upah berdasarkan kemampuan perusahaan dan produktivitas dianggap lebih adil. Sebab, ia melihat kemampuan keuangan masing-masing perusahaan sejatinya berbeda-beda.

"Misal pekerja pertambangan, telekomunikasi, dan bank kan tidak pernah ribut soal upah, itu karena mereka sudah pasti di atas UMP. Beda dengan buruh di pabrik karena padat karya, tapi ini lebih baiklah karena masing-masing sektor memang beda-beda (kemampuan membayar gajinya)," katanya.

Di sisi lain, Sarman belum bisa menjamin apakah para perusahaan yang telah menerapkan kebijakan struktur dan skala upah telah memberikan gaji yang sesuai atau belum ke pekerja. Pasalnya, hal ini bergantung pula pada perjanjian kerja yang diteken oleh masing-masing pekerja kepada perusahaan.

Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan menekankan perusahaan harus memberi gaji berdasarkan struktur dan skala upah bagi pekerja dengan masa kerja di atas satu taun. Mereka tak boleh mendapat gaji setara upah minimum karena hal itu diperuntukkan bagi pekerja dengan masa kerja di bawah satu tahun.

(uli/ugo)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER