Jokowi Mulai Bangun Kaltara Jadi Kawasan Industri Hijau Terbesar Dunia

CNN Indonesia
Rabu, 24 Nov 2021 13:51 WIB
Presiden Jokowi mulai membangun kawasan industri hijau Kaltara, terbesar di dunia, pada Desember 2021. Presiden Jokowi mulai membangun kawasan industri hijau Kaltara, terbesar di dunia, pada Desember 2021. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bakal mulai membangun kawasan industri hijau (green industrial park) terbesar di dunia di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) pada bulan depan, Desember 2021.

Luas lahan yang akan dikembangkan pun menjadi kawasan industri hijau adalah 30 ribu hektare (Ha), naik dari perkiraan semula di kisaran 13 ribu Ha. Ia menuturkan kenaikan ini disebabkan oleh tingginya permintaan energi hijau baik di Indonesia maupun secara global.

"Bulan depan akan kita mulai (bangun) green industrial park di Kalimantan Utara, menyangkut luasan kurang lebih seminggu lalu angkanya baru 13 ribu Ha. Kemarin saya dapat informasi karena permintaan menghasilkan produk hijau semakin banyak, akan kita perluas jadi 30 ribu Ha," ujarnya pada pembukaan pertemuan tahunan BI 2021, Rabu (24/11).


Pembangunan kawasan industri hijau tersebut sebelumnya diungkapkan Jokowi pada perhelatan Konferensi Perubahan Iklim PBB COP26 2021 di Glasgow, Skotlandia, Senin (1/11).

Dalam pidatonya, Jokowi mengatakan kawasan ini memanfaatkan energi hijau sebagai sumber energi penggerak industri. Tak hanya menggunakan energi hijau, industri yang ada di dalamnya pun akan menghasilkan energi baru terbarukan (EBT).

"Pengembangan industri berbasis clean energy termasuk pembangunan kawasan industri hijau terbesar di dunia di Kalimantan Utara," ungkap Jokowi.

Jokowi memaparkan bahwa Indonesia memiliki kekuatan energi hijau yang sangat besar. Misalnya untuk pembangkit listrik tenaga air air (hydro power), Indonesia memiliki 4.400 sungai yang bisa dimanfaatkan.

Saking banyaknya, Jokowi mengaku belum tahu kalkulasi pasti berapa besar energi air yang bisa dihasilkan. Yang ia ketahui PLTA dari Sungai Kayan, Kalimantan Utara, bisa menghasilkan 13 ribu megawatt (MW). Lalu, PLTA Sungai Mamberamo di Kabupaten Sarmi, Papua, punya potensi 24 ribu MW.

"Total 37 ribu MW hanya dari 2 sungai, kalau 4.400 sungai hitung sendiri berapa. Ini lah kekuatan ekonomi hijau yang kita miliki. Baru urusan sungai, belum angin/bayu, belum arus bawah laur, solar cell," bebernya.

[Gambas:Video CNN]



(wel/bir)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER