Tingkat Hunian Hotel di Nusa Dua Bali Meningkat di Akhir Tahun

CNN Indonesia
Selasa, 21 Dec 2021 07:07 WIB
Tingkat hunian di kawasan Nusa Dua Bali mulai meningkat menjelang akhir tahun. Tercatat, tingkat keterisian hunian 1-18 Desember mencapai 50,37 persen. Selain rangkaian KTT G20, The Nusa Dua juga akan menjadi tuan rumah sejumlah event diantaranya Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) pada bulan Mei 2022 serta Bali and Beyond Travel Fair 2022 pada bulan Juni 2022. Ardita menerangkan sebagai sebuah destinasi wisata berkonsep MICE and world class tourism complex, Kawasan The Nusa Dua memiliki kelengkapan akomodasi lebih dari 5.000 kamar hotel serta fasilitas MICE yang mampu menampung lebih dari 20 ribu delegasi. Ilustrasi. (Arsip Booking.com).
Bali, CNN Indonesia --

Tingkat hunian di kawasan Nusa DuaBali mulai meningkat menjelang akhir tahun.

Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita menerangkan peningkatan occupancy rate di Kawasan The Nusa Dua, kawasan pariwisata yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC)  mulai terjadi pada periode 1 Desember hingga 18 Desember 2021.

"Tercatat peningkatannya mencapai 50,37 persen dari rata-rata occupancy rate bulanan pada tiga bulan sebelumnya, November yang sebesar 33,03 persen, Oktober yang 26,63 persen, dan September yang 10,94 persen," kata Ardita dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/12).


Menurutnya, capaian selama 18 hari pada Desember 2021 ini juga lebih tinggi dibandingkan rata-rata occupancy rate atau 31 hari pada Desember 2020 yang hanya sebesar 23,56 persen.

"Pada periode September dan November 2020 sendiri, The Nusa Dua hanya mencatat occupancy rate berturut-turut sebesar 4,63 persen, 8,93 persen, 10,90 persen," imbuhnya.

Ia menyebutkan peningkatan occupancy rate ini dipengaruhi oleh bertambahnya kegiatan kepariwisataan di kawasan The Nusa Dua, mulai dari penyelenggaraan event olahraga, hingga Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) bertaraf internasional.

"Penyelenggaraan event di The Nusa Dua yang kembali marak, baik event nasional maupun internasional, sangat membantu memulihkan occupancy rate kami yang sempat terdampak pembatasan kegiatan masyarakat. Kami optimistis sejumlah agenda event yang akan berlangsung beberapa waktu ke depan akan membantu upaya kami dalam menjaga tren positif kunjungan wisatawan ke The Nusa Dua ini," ujarnya.

Sebagai informasi, selama periode September hingga pertengahan Desember 2021 ini, The Nusa Dua telah menjadi lokasi penyelenggaraan beberapa event bertaraf nasional maupun internasional.

[Gambas:Video CNN]

Diantaranya, Indonesia Badminton Festival (IBF) pada pertengahan November sampai awal Desember 2021, Rapat Pimpinan

Nasional (Rapimnas) Kadin 2021, 14th Bali Democracy Forum (14th BDF) dan 1ST Finance and Central Bank Deputies Meeting (1st FCBD) sebagai rangkaian G20 pada awal Desember 2021, serta Grand Final Piala Presiden Esports yang berlangsung pada pertengahan Desember 2021.

Selain itu, The Nusa Dua juga telah terpilih sebagai lokasi rangkaian penyelenggaraan event KTT G20 mulai Desember 2021 hingga Oktober 2022 mendatang. Sebanyak delapan hotel di kawasan The Nusa Dua telah ditunjuk sebagai lokasi menginap para delegasi selama penyelenggaraan event.

Hotel tersebut adalah The Laguna Luxury Collection Collection Resort & Spa, Grand Hyatt Bali, The St. Regis Bali Resort, Melia Bali, Merusaka Nusa Dua, The Westin Resort Nusa Dua Bali, Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort, Nusa Dua Beach Hotel & Spa.

Selain rangkaian KTT G20, The Nusa Dua juga akan menjadi tuan rumah sejumlah event diantaranya Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) pada bulan Mei 2022 serta Bali and Beyond Travel Fair 2022 pada bulan Juni 2022.

Ardita menerangkan sebagai sebuah destinasi wisata berkonsep MICE and world class tourism complex, Kawasan The Nusa Dua memiliki kelengkapan akomodasi lebih dari 5.000 kamar hotel serta fasilitas MICE yang mampu menampung lebih dari 20 ribu delegasi.

"Saat ini juga tengah disiapkan penambahan akomodasi berupa 2 hotel bintang 5 dan 1 luxury villas dengan total 892 kamar," ujarnya

Ia juga menyampaikan, penambahan akomodasi tersebut diharapkan dapat ikut mendorong peningkatan occupancy rate di The Nusa Dua memasuki 2022, karena berarti semakin banyak pilihan akomodasi dan venue untuk penyelenggaraan MICE events.

(kdf/agt)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER