Tak Cuma Batu Bara, Jokowi Juga Minta LNG untuk Kebutuhan Dalam Negeri

aud | CNN Indonesia
Senin, 03 Jan 2022 20:12 WIB
Presiden Jokowi meminta perusahaan LNG mengutamakan kebutuhan di dalam negeri sebelum melakukan ekspor. Presiden Jokowi meminta perusahaan LNG mengutamakan kebutuhan di dalam negeri sebelum melakukan ekspor. Ilustrasi. (Dok. Kementerian BUMN).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan produsen liquid natural gas (LNG) atau gas alam cair memprioritaskan kebutuhan dalam negeri ketimbang ekspor. Produsen yang dimaksud adalah PT Pertamina (Persero) dan perusahaan swasta.

"Terkait pasokan LNG, saya juga minta kepada produsen LNG, baik Pertamina dan swasta untuk mengutamakan kebutuhan di dalam negeri terlebih dahulu," ungkap Jokowi, Senin (3/1).

Selain LNG, Jokowi juga meminta produsen batu bara memprioritaskan kebutuhan di dalam negeri. Ia mengingatkan ada aturan kewajiban pemenuhan batu bara untuk kebutuhan dalam negeri (domestic market obligation/DMO) bagi setiap perusahaan.


Hal ini sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM Nomor 139.K/HK.02/MEM.B/2021 tentang Pemenuhan Kebutuhan Batubara Dalam Negeri.

"Perusahaan yang tidak bisa melaksanakan kewajibannya bisa dikenakan sanksi, bila perlu tidak hanya tak dapat izin ekspor, tapi cabut izin usahanya," ucap Jokowi.

Saat ini, pasokan batu bara di Indonesia terbilang minim. Pemerintah bahkan menyatakan situasi ini mengancam operasional pembangkit listrik milik PT PLN (Persero).

Oleh karena itu, Jokowi memerintahkan Kementerian ESDM, Kementerian BUMN, dan PLN mencari solusi atas masalah pasokan batu bara.

"Segera cari solusi terbaik untuk kepentingan nasional," kata Jokowi.

Ia menambahkan bahwa seluruh pihak, baik dari sektor pertambangan, perkebunan, dan pengolahan lainnya harus menyediakan kebutuhan dalam negeri terlebih dahulu sebelum mengekspor.

"Ini adalah amanat dari Pasal 33 Ayat 3 Undang-Undang 1945 bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara, digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat," tutup Jokowi.

[Gambas:Video CNN]

(aud/bir)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER