Macam-macam kebutuhan manusia dalam ilmu ekonomi, yang dibagi ke dalam 4 kategori, yakni intensitas, waktu pemenuhan, sifat, dan subjek. (ANTARA FOTO/Seno)
CNN Indonesia --
Kebutuhan manusiasangat beragam. Mulai dari yang besar hingga hal-hal kecil seperti alat tulis.
Pemenuhan kebutuhan akan berkaitan dengan pendapatan. Dibutuhkan banyak pertimbangan agar finansial atau ekonomi terjaga. Itulah alasan ilmu ekonomi perlu dipelajari.
Adapun ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku atau usaha manusia untuk memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas. Di sisi lain, hal ini terbentur dengan sumber daya ekonomi yang terbatas.
Kebutuhan primer adalah kebutuhan paling penting atau utama agar manusia dapat melangsungkan kehidupan.
Menurut International Labour Organization (ILO), kebutuhan primer terkait dengan kebutuhan pokok seperti pangan dan gizi, misalnya makanan dan minuman. Contoh lainnya seperti rumah atau tempat tinggal dan pakaian.
Kebutuhan sekunder
Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang boleh didapatkan usai kebutuhan primer terpenuhi. Sifatnya untuk melengkapi dan meningkatkan kenyamanan. Contohnya kipas angin, kulkas, dan sebagainya.
Kebutuhan tersier
Kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang biasanya berkaitan dengan peningkatan status sosial. Karena itu, umumnya kebutuhan ini terpenuhi oleh orang-orang berpenghasilan tinggi. Contohnya yakni perhiasan, mobil, vila, dan sebagainya.
Ilustrasi. Macam-macam kebutuhan manusia berdassarkan waktu pemenuhannya. Istockphoto/agrobacter)
Kebutuhan berdasarkan waktu berkaitan dengan waktu pemenuhannya, bisa sangat mendesak atau tidak.
Kebutuhan sekarang
Kebutuhan sekarang adalah kebutuhan yang pemenuhannya tidak dapat ditunda lagi. Misalnya, ketika haus atau lapar, maka Anda harus minum atau makan untuk mengatasinya.
Kebutuhan akan datang
Kebutuhan ini tidak bersifat segera, melainkan membantu seseorang untuk menjaga atau memberi ancang-ancang demi kelangsungan hidupnya kelak. Contoh kebutuhan yang akan datang adalah tabungan.
Kebutuhan tidak terduga
Kebutuhan ini harus segera dipenuhi ketika ada sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba atau di luar rencana. Contohnya, ketika ada keluarga yang sakit, dia harus segera diperiksa dan diberikan penanganan khusus, misalnya dirawat dan diberi obat.
Kebutuhan sepanjang waktu
Pemenuhan kebutuhan ini tidak terbatas. Artinya bisa terus dipenuhi hingga batas tertentu. Contohnya belajar ilmu baru.
Kebutuhan menurut sifat didasarkan sebagai alat untuk memenuhi kepuasan. Kebutuhan ini dibagi menjadi dua, yaitu:
Kebutuhan jasmani
Kebutuhan jasmani berkaitan dengan fisik manusia. Contohnya olahraga agar tubuh segar dan tidak mudah sakit.
Kebutuhan rohani
Kebutuhan ini tidak tampak secara nyata karena dirasakan secara batiniah sehingga memunculkan rasa bahagia, gembira, lega, dan sebagainya. Contohnya ibadah, siraman rohani, atau kasih sayang dari orang tua maupun pasangan.
4. Kebutuhan menurut subjek
Ilustrasi. Macam-macam kebutuhan manusia menurut subjek (iStock/Sasiistock)
Kebutuhan menurut subjek dibagi menjadi dua, yakni:
Kebutuhan individu
Kebutuhan ini bersifat pribadi sehingga item yang diperlukan pun berbeda. Misalnya, pelajar membutuhkan seragam, alat tulis, dan buku. Sementara itu, atlet maraton akan membutuhkan sepatu lari dan pakaian untuk latihan.
Kebutuhan sosial
Kebutuhan sosial adalah kebutuhan yang memiliki manfaat bagi banyak orang sehingga kelompok tersebut merasa lebih sejahtera, tertib, dan aman. Contohnya adalah rumah ibadah dan rumah sakit.
Itulah macam-macam kebutuhan manusia dari berbagai sisi, mulai dari intensitas, waktu, pemenuhan, dan subjek.
Kebutuhan tersebut muncul dan dipengaruhi oleh berbagai hal mulai dari tingkat pendidikan, jumlah pendapatan, perkembangan zaman, kondisi alam, lingkungan, agama, serta adat istiadat.
CNN Indonesia --
Kebutuhan manusiasangat beragam. Mulai dari yang besar hingga hal-hal kecil seperti alat tulis.
Pemenuhan kebutuhan akan berkaitan dengan pendapatan. Dibutuhkan banyak pertimbangan agar finansial atau ekonomi terjaga. Itulah alasan ilmu ekonomi perlu dipelajari.
Adapun ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku atau usaha manusia untuk memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas. Di sisi lain, hal ini terbentur dengan sumber daya ekonomi yang terbatas.
Kebutuhan primer adalah kebutuhan paling penting atau utama agar manusia dapat melangsungkan kehidupan.
Menurut International Labour Organization (ILO), kebutuhan primer terkait dengan kebutuhan pokok seperti pangan dan gizi, misalnya makanan dan minuman. Contoh lainnya seperti rumah atau tempat tinggal dan pakaian.
Kebutuhan sekunder
Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang boleh didapatkan usai kebutuhan primer terpenuhi. Sifatnya untuk melengkapi dan meningkatkan kenyamanan. Contohnya kipas angin, kulkas, dan sebagainya.
Kebutuhan tersier
Kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang biasanya berkaitan dengan peningkatan status sosial. Karena itu, umumnya kebutuhan ini terpenuhi oleh orang-orang berpenghasilan tinggi. Contohnya yakni perhiasan, mobil, vila, dan sebagainya.
Ilustrasi. Macam-macam kebutuhan manusia berdassarkan waktu pemenuhannya. Istockphoto/agrobacter)
Kebutuhan berdasarkan waktu berkaitan dengan waktu pemenuhannya, bisa sangat mendesak atau tidak.
Kebutuhan sekarang
Kebutuhan sekarang adalah kebutuhan yang pemenuhannya tidak dapat ditunda lagi. Misalnya, ketika haus atau lapar, maka Anda harus minum atau makan untuk mengatasinya.
Kebutuhan akan datang
Kebutuhan ini tidak bersifat segera, melainkan membantu seseorang untuk menjaga atau memberi ancang-ancang demi kelangsungan hidupnya kelak. Contoh kebutuhan yang akan datang adalah tabungan.
Kebutuhan tidak terduga
Kebutuhan ini harus segera dipenuhi ketika ada sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba atau di luar rencana. Contohnya, ketika ada keluarga yang sakit, dia harus segera diperiksa dan diberikan penanganan khusus, misalnya dirawat dan diberi obat.
Kebutuhan sepanjang waktu
Pemenuhan kebutuhan ini tidak terbatas. Artinya bisa terus dipenuhi hingga batas tertentu. Contohnya belajar ilmu baru.
Ilustrasi. Kebutuhan manusia menurut sifat (iStockphoto/Zeferli)
3. Kebutuhan menurut sifat
Kebutuhan menurut sifat didasarkan sebagai alat untuk memenuhi kepuasan. Kebutuhan ini dibagi menjadi dua, yaitu:
Kebutuhan jasmani
Kebutuhan jasmani berkaitan dengan fisik manusia. Contohnya olahraga agar tubuh segar dan tidak mudah sakit.
Kebutuhan rohani
Kebutuhan ini tidak tampak secara nyata karena dirasakan secara batiniah sehingga memunculkan rasa bahagia, gembira, lega, dan sebagainya. Contohnya ibadah, siraman rohani, atau kasih sayang dari orang tua maupun pasangan.
4. Kebutuhan menurut subjek
Ilustrasi. Macam-macam kebutuhan manusia menurut subjek (iStock/Sasiistock)
Kebutuhan menurut subjek dibagi menjadi dua, yakni:
Kebutuhan individu
Kebutuhan ini bersifat pribadi sehingga item yang diperlukan pun berbeda. Misalnya, pelajar membutuhkan seragam, alat tulis, dan buku. Sementara itu, atlet maraton akan membutuhkan sepatu lari dan pakaian untuk latihan.
Kebutuhan sosial
Kebutuhan sosial adalah kebutuhan yang memiliki manfaat bagi banyak orang sehingga kelompok tersebut merasa lebih sejahtera, tertib, dan aman. Contohnya adalah rumah ibadah dan rumah sakit.
Itulah macam-macam kebutuhan manusia dari berbagai sisi, mulai dari intensitas, waktu, pemenuhan, dan subjek.
Kebutuhan tersebut muncul dan dipengaruhi oleh berbagai hal mulai dari tingkat pendidikan, jumlah pendapatan, perkembangan zaman, kondisi alam, lingkungan, agama, serta adat istiadat.