Pertamina Respons Kabar Pertalite Habis

CNN Indonesia
Jumat, 01 Apr 2022 11:36 WIB
Pertamina mengklaim sedang mengirimkan mobil tangki ke lokasi SPBU yang sedang kehabisan stok Pertalite di tengah kenaikan harga Pertamax. Pertamina mengklaim sedang mengirimkan mobil tangki ke lokasi SPBU yang sedang kehabisan stok Pertalite di tengah kenaikan harga Pertamax. (CNN Indonesia/Trisha Dantiani).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Pertamina (Persero) merespons kabar Pertalite habis diburu warga di tengah kenaikan harga Pertamax. BUMN migas tersebut memastikan stok Pertalite cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Mulai Jumat (1/4), Pertamina menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax dari Rp9.000 menjadi Rp12.500-Rp13 ribu.

Pjs Corporate Secretary Pertamina Irto Ginting mengklaim saat ini sedang mengirimkan beberapa mobil tangki ke lokasi SPBU yang sedang kehabisan stok Pertalite. Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, SPBU Pondok Aren dan Bintaro kehabisan pasokan Pertalite.


"Sudah masuk mobil tangki. Harapannya, segera terurai. Saya enggak mengerti juga, kenapa di BSD-Bintaro tiba-tiba konsumsinya tinggi, tapi kita enggak ada pembatasan ya. Artinya, berapa pun yang diminta kita akan guyur ini," ujar Irto.

Ia memastikan tidak semua SPBU kehabisan Pertalite. Ia pun menganjurkan masyarakat untuk tidak panik karena perusahaan masih akan terus memasok bensin jenis Pertalite ke SPBU yang kehabisan.

"Jadi masyarakat tidak perlu panik, kalau di situ penuh, coba di tempat yang lain saja. Ini juga saya baru keliling kok wilayah Jakarta sekitar enggak ada antreanyang signifikan," imbuhnya.

Irto juga mengklarifikasi bahwa tidak ada pembatasan stok untuk jenis Pertalite maupun Pertamax, dan semua jenis bensin terus dipasok secara normal sesuai kebutuhan masing-masing SPBU.

"Hari ini pun kita full (penuh) isi ya, kalau memang ada keterlambatan mohon maaf. Bukan sengaja, mobil tangkinya memang on the way ke sana. Mungkin hari ini akan ternetralisir yang pada habis-habis," kata Irto.

Sebelumnya, Pertamina menetapkan hargaPertamax naik menjadi Rp12.500 per liter di 10 provinsi yaitu Aceh, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Bali, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Kemudian, naik menjadi Rp12.750 per liter di 21 provinsi, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka-Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah.

Lalu, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

Sementara, untuk harga Pertamax Rp13.000 per liter berlaku di tiga daerah, yakni Bengkulu, Kepulauan Riau, dan Kota Batam.

[Gambas:Video CNN]



(tdh/bir)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER