Demi Urai Kemacetan Arus Balik, Menaker Imbau Berdayakan Sistem WFH

CNN Indonesia
Minggu, 08 Mei 2022 05:49 WIB
Menaker Ida Fauziyah menyarankan pekerja yang mudik menghindari kembali ke Jakarta dan sekitarnya pada puncak arus balik dan WFH agar mengurai kemacetan. Lalu lintas Jalan KH Noer Ali Inspeksi Kalimalang macet imbas penutupan ruas tol mengarah ke Cikampek pada Sabtu (7/5/2022) siang. (CNN Indonesia/ Adi Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyarankan pekerja yang mudik Lebaran menghindari kembali ke Jakarta dan sekitarnya pada puncak arus balik dan bisa bekerja dari rumah (work from home/WFH) untuk mengurai kemacetan.

"Sebagaimana imbauan Bapak Presiden Jokowi bahwa masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi pada momen Idul Fitri tahun ini, untuk kembali lebih awal atau kembali setelah puncak arus balik," kata Ida dalam siaran pers Kemenaker, Sabtu (7/5) malam.

Puncak arus balik Idul Fitri 1443 Hijriah semula diprediksi terjadi pada 6 sampai dengan 8 Mei 2022. Namun, hingga kemarin, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan setidaknya ada 60 persen pemudik yang belum kembali.

Menaker juga menyarankan agar pengusaha berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pekerja atau buruh yang mudik Lebaran, sehingga dapat menghindari puncak arus balik tersebut.

"Tentunya, pelaksanaannya harus berdasarkan kesepakatan bersama dengan memperhatikan aturan yang berlaku di masing-masing tempat kerja," kata Ida.

Menurutnya upaya itu dapat diwujudkan melalui dialog, komunikasi dan koordinasi yang intensif antara pengusaha dan pekerja atau buruh.

Adapun salah satu substansi yang dapat didialogkan adalah melakukan pekerjaan secara remote atau sistem WFH.

"Sistem ini tentunya sudah cukup familiar bagi kita di mana pengaturan ini pernah bersama-sama kita lakukan selama pandemi Covid-19. Sistem ini bisa diterapkan sementara waktu guna menghindari kepadatan puncak arus balik," kata Ida.

"Namun begitu, sekali lagi, pelaksanaannya tentu berdasarkan atas kesepakatan bersama dan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku," imbuh dia yang juga politikus PKB tersebut.

(Antara/kid)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER