Jeff Bezos Tuding Joe Biden 'Sesat' Hadapi Lonjakan Inflasi AS

Christine Novita Nababan | CNN Indonesia
Minggu, 15 Mei 2022 11:08 WIB
Pendiri Amazon sekaligus salah satu orang terkaya di dunia Jeff Bezos menuding Presiden AS Joe Biden 'sesat' dalam menghadapi lonjakan inflasi. Pendiri Amazon sekaligus salah satu orang terkaya di dunia Jeff Bezos menuding Presiden AS Joe Biden 'sesat' dalam menghadapi lonjakan inflasi. (REUTERS/Joshua Roberts).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pendiri Amazon sekaligus salah satu orang terkaya di dunia Jeff Bezos menuding Presiden AS Joe Biden 'sesat' dalam menghadapi lonjakan inflasi.

Tudingan itu dialamatkan Bezos setelah Biden berkicau lewat Twitter bahwa perusahaan kaya harus membayar bagian pajak mereka dengan adil demi menurunkan inflasi.

"Anda ingin menurunkan inflasi? Mari kita pastikan perusahaan terkaya membayar bagian mereka secara adil," tulis Biden sebelumnya, dikutip dari CNN Business, Sabtu (14/5).


Bezos langsung menanggapi lewat kicauannya bahwa tidak ada hubungan antara inflasi dengan pajak perusahaan kaya.

"Menaikkan pajak perusahaan baik untuk didiskusikan. Menjinakkan inflasi pun sangat penting untuk didiskusikan. Namun, menggabungkannya bersamaan hanya lah penyesatan," ujar Bezos lewat Twitter.

Diketahui, lonjakan inflasi merajalela di AS dan mempengaruhi daya beli konsumen di AS. Pada April 2022, inflasi AS tercatat di level 8,3 persen. Angkanya memang menurun dibanding bulan sebelumnya, yaitu 8,5 persen, namun tetap tercatat tertinggi selama empat dekade terakhir.

Karena anggapan kicauan 'sesat' Biden, Bezos pun meminta Dewan Disinformasi, inisiatif dari Departemen Keamanan Dalam Negeri dan Gedung Putih, untuk meninjau dan membantu mengendalikan disinformasi tersebut, terutama di platform media sosial.

Sebelumnya, Biden telah mengkritik Amazon. Pada 2020 lalu, dalam wawancara dengan CNBC, Biden menyebut Amazon harus mulai membayar pajak mereka.

"Saya tidak berpikir perusahaan mana pun, saya tidak peduli seberapa besar mereka, tetapi mereka tidak membayar pajak meskipun menghasilkan miliaran dan miliaran dolar," tuturnya yang saat itu masih mencalonkan diri sebagai presiden.

Tagihan pajak raksasa e-commerce itu dinilai hanya sepertiga dari tarif pajak perusahaan yang sebesar 21 persen. Bezos secara pribadi pun ikut diperiksa atas tagihan pajaknya di masa lalu.

Namun, Amazon mengklaim sudah membayar US$1,7 miliar pajak pendapatan mereka ke federal dan membayar US$1,8 miliar pajak federal lainnya, serta membayar pajak negara bagian dan logal US$2,6 miliar.

[Gambas:Video CNN]



(bir/bir)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER