Daftar Komoditas Penopang Surplus Neraca Dagang RI

Safyra Primadhyta | CNN Indonesia
Rabu, 18 Mei 2022 13:19 WIB
Neraca perdagangan RI mencetak surplus US$7,56 miliar pada April 2022 lalu. Berikut komoditas penopangnya. Neraca perdagangan RI mencetak surplus US$7,56 miliar pada April 2022 lalu. Ilustrasi. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Indonesia kembali mencetak rekor surplus neraca perdagangan pada April 2022. Nilainya mencapai US$7,56 miliar atau lebih tinggi dari rekor sebelumnya US$5,74 miliar pada Oktober 2021.

"Ini adalah rekor baru dan ini tertinggi," kata Kepala BPS Margo Yuwono saat konferensi pers online, Selasa (17/5).

Margo mengatakan surplus terjadi karena nilai ekspor mencapai US$27,3 miliar atau lebih tinggi dari realisasi impor sebesar US$19,76 miliar.


Selain itu, surplus juga terjadi karena ada ekspor yang besar pada komoditas non migas, yakni mencapai US$25,88 miliar, sementara ekspor migas US$1,43 miliar.

"Penyumbang surplus terbesar lemak dan minyak hewan nabati dan bahan bakar mineral," ujarnya.

Tercatat, ekspor bahan bakar mineral mencapai US$5,27 miliar pada April 2022. Nilainya meningkat 13,88 persen secara bulanan.

Selanjutnya, ekspor lemak dan minyak hewani/nabati mencapai US$2,99 miliar, besi dan baja US$2,85 miliar, serta bijih logam, terak, dan abu US$1,17 miliar.

Sumbangan ekspor yang besar juga berasal dari komoditas kendaraan dan bagiannya senilai US$851,5 juta, logam mulia dan perhiasan/permata US$572,5 juta, nikel dan barang daripadanya US$357,4 juta.

Begitu juga dengan ekspor tembaga dan barang daripadanya sebesar US$258,2 juta, timah dan barang daripadanya US$388,7 juta, dan bahan kimia anorganik US$308,1 juta.

Kesepuluh komoditas andalan ekspor Indonesia ini menyumbang US$15,03 miliar atau 58 persen dari total ekspor non migas nasional.

[Gambas:Video CNN]



(uli/sfr)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER