LinkAja PHK Karyawan

Safyra Primadhyta | CNN Indonesia
Selasa, 24 Mei 2022 19:18 WIB
LinkAja melakukan PHK terhadap karyawan agar perusahaan bisa tumbuh optimal dengan SDM yang efisien. LinkAja melakukan PHK terhadap karyawan agar perusahaan bisa tumbuh optimal dengan SDM yang efisien. Ilustrasi. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Layanan keuangan digital LinkAja melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sejumlah karyawan untuk reorganisasi sumber daya manusia (SDM).

Penyesuaian jumlah karyawan dilakukan untuk memastikan perusahaan bertumbuh secara optimal dengan SDM yang efisien dan fokus pada bisnis perusahaan saat ini.

"Penyesuaian organisasi SDM ini dilakukan atas dasar relevansi fungsi SDM tersebut pada kebutuhan dan fokus bisnis perusahaan ini," ujar Head of Corporate Secretary Group LinkAja Reka Sadewo dalam pernyataan yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (24/5).

Reka mengatakan akan ada beberapa perubahan signifikan yang akan dilakukan anak usaha Telkom ini, terutama berkaitan dengan fokus dan tujuan bisnis perusahaan. Hal tersebut akan berpengaruh pada beberapa aspek operasional perusahaan, salah satunya adalah reorganisasi SDM.

"Tentunya ini krusial untuk dilakukan, untuk memastikan bahwa perusahaan dapat bertumbuh secara optimal, dengan ditopang oleh pilar SDM yang efisien dan sesuai dengan fokus dan target perusahaan ke depan," ujar Reka.

Melansir CNBC Indonesia, Reka menegaskan bahwa langkah penyesuaian organisasi SDM yang diambil LinkAja mempertimbangkan dengan matang kepentingan seluruh pemangku kepentingan, termasuk karyawan. Perencanaan tersebut juga akan mematuhi aturan dan regulasi yang telah digariskan pemerintah dan mematuhi prinsip good corporate governance.

Selain itu, Reka memastikan operasi bisnis LinkAja berjalan seperti biasa. Penyesuaian organisasi perusahaan juga tidak memengaruhi layanan LinkAja ke pengguna.

[Gambas:Video CNN]



(fby/sfr)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER