Kenaikan PPN 1 Persen Sumbang Rp13,95 T ke Kantong Negara

tim | CNN Indonesia
Selasa, 02 Agu 2022 20:55 WIB
Kenaikan tarif PPN dari 10 menjadi 11 persen per April 2022 menambah pemasukan negara Rp13,95 triliun dalam total penerimaan pajak hingga Juni 2022. Kenaikan tarif PPN dari 10 menjadi 11 persen per April 2022 menambah pemasukan negara Rp13,95 triliun dalam total penerimaan pajak hingga Juni 2022. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 1 persen per April 2022 menambah pemasukan negara Rp13,95 triliun dalam total penerimaan pajak hingga Juni 2022.

Secara rinci, sejak PPN naik dari 10 persen menjadi 11 persen, penerimaan pajak pajak April bertambah Rp1,96 triliun.

Pada Mei, tambahan penerimaan pajak naik menjadi Rp5,74 triliun, dan pada Juni senilai Rp6,25 triliun.

Sehingga jika diakumulasi, total tambahan penerimaan pajak dari kenaikan PPN sebesar 1 persen senilai Rp13,95 triliun.

Dirjen Pajak Suryo Utomo mengatakan kenaikan PPN ini menjadi pertanda ekonomi dalam negeri semakin kuat.

"Ini menandakan kegiatan ekonomi kita makin kuat, makanya PPN nya meningkat meski cuma naik 1 persen," ujar Suryo di kantornya, Selasa (2/8).

"Ini baik untuk transaksi dalam negeri maupun impor. Di April rendah karena sebagian besar disetor di Mei. Mulai normal di Mei dan Juni dan nanti selanjutnya," imbuhnya.

Secara keseluruhan, penerimaan pajak hingga Juni 2022 tercatat sebesar Rp868,3 triliun. Realisasi ini meningkat 55,7 persen dibandingkan Juni 2021.

Dari total penerimaan ini, PPN & PPnBM tercatat memberikan kontribusi senilai Rp300,9 triliun atau tumbuh 38,2 persen (year on year).

Untuk PPN dalam negeri hingga Juni tercatat sebesar Rp168,44 triliun atau meningkat 61,6 persen (yoy). Lalu PPN impor tercatat senilai Rp120,72 triliun atau meningkat 48,4 persen.

Adapun kenaikan PPN sebesar 1 persen atau dari 10 menjadi 11 persen ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP), dan berlaku sejak 1 April 2022.

[Gambas:Video CNN]

(idy/dzu)
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER