Apa Itu yang Dimaksud Hiperinflasi?

tim | CNN Indonesia
Selasa, 16 Agu 2022 18:45 WIB
Ketua MPR RI memproyeksi RI akan menghadapi hiperinflasi bulan depan. Lalu, apa yang dimaksud dengan hiperinflasi? Ketua MPR RI memproyeksi RI akan menghadapi hiperinflasi bulan depan. Lalu, apa yang dimaksud dengan hiperinflasi? Ilustrasi. (iStockphoto/blackred).
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan Indonesia terancam menghadapi hiperinflasi pada September 2022 mendatang.

"Kita diprediksi akan menghadapi ancaman hiperinflasi dengan angka inflasi pada kisaran 10 hingga 12 persen," ungkap Bambang dalam Sidang Tahunan MPR RI, Selasa (16/8).

Menurut dia, lonjakan harga pangan dan energi akan membuat inflasi semakin tinggi. Hal itu akan membuat beban rakyat bertambah di tengah pemulihan ekonomi pasca pandemi covid-19.

"Laju kenaikan inflasi, disertai dengan lonjakan harga pangan dan energi, semakin membebani masyarakat yang baru saja bangkit dari pandemi covid-19," tutur Bambang.

Lantas, apa pengertian hiperinflasi?

Hiperinflasi merupakan suatu kondisi yang menggambarkan harga barang naik secara cepat dalam jangka pendek di suatu negara.

Suatu negara disebut inflasi jika tingkat inflasi sudah lebih dari 50 persen-100 persen dalam satu bulan.

Hal ini akan membahayakan perekonomian negara. Sebab, daya beli masyarakat akan turun drastis dan kegiatan ekonomi berpotensi terganggu.

Mengutip data BPS, inflasi RI tembus 4,94 persen secara tahunan pada Juli 2022. Realisasi itu naik dari bulan sebelumnya yang sebesar 4,35 persen.

Sementara, inflasi RI secara bulanan tercatat 0,64 persen pada Juli 2022. Angka itu juga naik dari bulan sebelumnya yang cuma 0,61 persen.

[Gambas:Video CNN]

(aud/agt)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER